METRO HEADLINE

METRO TERKINI

Jakarta Masuk Urutan 50 Kota Tidak Aman di Dunia

Written By suara metro online on Selasa, 27 Januari 2015 | 20.01

Jakarta menempati peringkat 50, atau paling buncit dari daftar The Safe Cities Index 2015 yang dikeluarkan Economist Inteligent Unit.
SMO.COM - Jakarta dinobatkan sebagai kota paling tidak aman di dunia. Ibukota Indonesia ini berada di peringkat 50 atau posisi paling buncit dari penelitian yang dibuat Economist Inteligent Unit (UEI).
Posisi Jakarta ini kalah jauh dibandingkan Singapura yang merupakan kota teraman di dunia kedua, di bawah Tokyo.

Jakarta bahkan hanya terpaut satu tingkat dari ibukota Iran, Teheran, yang mencatat indeks 53,78.
Mengutip laporan EIU bertajuk The Safe Cities Index 2015, 50 kota-kota teraman di dunia ini disusun berdasarkan empat indikator utama. Keempat indikator itu adalah keamanan digital, jaminan kesehatan, infrastruktur, dan keamanan pribadi.

EIU memeringkat kota-kota besar di dunia ini berdasarkan perwakilan regional dan ketersediaan data.
Hasilnya, Jakarta menempati posisi ke-50 atau paling buncit dari daftar The Safe Cities Index 2015.
Untuk keamanan digital, Jakarta masih bisa bernapas lega karena berada di peringkat 48 dengan nilai indeks 48,48. Posisi ini lebih baik dari Istanbul dan Teheran.

Sementara untuk jaminan kesehatan, Jakarta mampu menempati possi lebih baik di peringkat 44 dunia mengalahkan Mumbai, Abu Dhabi, Istanbul, Teheran, Johannesberg, dan Ho Chi Minh City.
Di bidang infrastruktur, Jakarta menempati posisi 48 dunia dengan nilai indeks 54,02. Sedangkan indeks keamanan pribadi berada di peringkat 45, lebih baik dari Sao Paolo, Teheran, Beijing, bahkan Moskow.
Dalam pemeringkatan ini, Jakarta dimasukan dalam kategori kota dengan pendapatan per kapita rendah yaitu di bawah US$ 100 ribu. Jakarta bergabung bersama Delhi, Mumbai, dan Ho Chi Minh City.

Si MATA MERAH Yang Gurih dan Nikmat

Written By suara metro online on Jumat, 23 Januari 2015 | 10.59

SMO.COM.  Banyak cara yang bisa dilakukan jika anak kita sulit makan, terlebih untuk mamapak sayur mayur. Dan, “Si Mata Merah”, solusinya. Tidak terlalu sulit mengolahnya, murah juga harganya dan yang pasti anak-anak kita dijamin sehat.

Kudapan “Si Mata Merah” (SMM) adalah makanan ringan nan terbuat dari bahan utama Macaroni, didukung kombinasi Susu, Keju, Sosis, Sayur Buncis dan Wortel. Dengan komposisi asupan penuh gizi dan protein, kudapan ini pastinya disukai anak-anak, selain rasanya yang enak juga tampilan kemasannya yang menarik.

DEVINA ANDIVIATY, (30), wanita enerjik berhijab, adalah sosok yang mencetuskan ide kreatif penganan ringan ini. Mengawali kariernya sebagai fotografer di Bandung pada tahun 2010, Devina memutuskan hijrah ke Kota Depok bersama keluarganya. Devina dikenal teman-temannya sebagai aktivis sosial, dan sampai kini dia dipercaya sebagai Ketua Gerakan Peduli Muslim Pedalaman.

Devi --- begitu teman-teman memanggilnya --- di sela-sela kesibukannya di kegiatan sosial dengan menyambangi beberapa tempat di pedalaman Nusantara dengan membagi-bagi Al Quran gratis, masih sempat mencoba meniti bisnis rumahannya dengan membuat SMM yang awalnya secara tidak dia sengaja karena diniatinya hanya untuk dikonsumsi sendiri saja.

Sukses memformulasikan karyanya, dia pun berinisiatif mengabadikan SMM dan dipasang di sosial media seperti Facebook.  Dan di luar dugaannya, ada beberapa orang peminat kuliner ini dan langsung memesanya. Dia sempat panik karena tidak menyangka ada yang meresponsnya.

Keesokan harinya, pesanan via FB itu pun ditunaikannya. Sejak itu, pesanan demi pesanan pun terus bertambah jumlahnya. “Berawal dari mengisi waktu luang,. alhamdulillah kini Si Mata Merah  menjadi mata pencaharian yang  memuaskan,” jelas Devi bangga.
Bila pada mulanya SMM hanya didistribusi untuk wilayah Jabodetabek saja, kini seiring kebutuhan konsumen di luar zona itu, maka para pencinta kuliner pun meluas hingga  Surabaya, Lampung dan daerah Sumatera lainnya. Karena kini sudah dikemas dalam bentuk Frozen foods.

Harga SMM untuk satu Loyang (isi 6 potong) dibandrol dengan harga Rp 35 ribu (harga diluar ongkos kirim). “Untuk minimum pembelian tidak dibatasi, 1 pack pun tetap dilayani,,” ujar Sarjana S1 jebolan Universitas Lampung ini ramah.

Hingga saat ini pesanan SMM berkisar 100 pack/bulan. Itu di luar pesanan untuk konsumsi arisan atau ulang tahun, “Kedepannya saya lagi mau membuat yang rasa pedas. Selain Si Mata Merah, saya juga membuat Roti Maryam dengan berbagai aneka rasa dan variasi toping. Harga per potong saya jual Rp. 22 ribu. Jika dipesan dalam jumlah banyak harga lebih murah lagi,” katanya.

Sebagai aktivis  di organisasi sosial, Devi kerap mengunjungi kawasan pedalaman di Indonesia. Dalam setahun Devi bisa 2 sampai 3 kali mengunjungi pedalaman untuk berbagi ilmu khususnya dalam bidang syiar Islam. Selain memberikan motivasi, Devi bersama teman-temannya kerap membagikan Al Quran dan Mukena.

”Alhamdulillah, niat baik kami disupport banyak donator bahkan melebihi target donasi yang kami harapkan,” jelasnya. **erni/hakim

PURNAMA WEDDING: Si Raja Tenda


SMO.COM.  Berawal dari membantu menebus tenda kawinan berukuran besar yang luput ditebus sang tetangga, ternyata niat baik seorang perempuan bernama PURNAMA EKAWATI membuahkan hasil yang menakjubkan di kemudian hari. Dan tenda besar itu pun membawa keberuntungan bagi Purnama, hingga dijadikan bisnis suksesnya. 

Niat baik, berakhir baik, begitulah kira-kira jalan yang ditempuh Purnama dalam mengarungi bahtera bisnis sukses weddingnya. Dan label PURNAMA WEDDING yang mengutip dari nama depannya, begItu melekat pada sosok wanita berpenampilan santai ini.
  
Setapak demi setapak, Purnama Wedding terus menggeliat, dan kini telah berubah menjadi usaha besar dalam bidang Jasa Penyewaan Tenda untuk pesta  perkawinan Rumahan maupun pesta di Gedung, juga untuk acara-acara lain seperti Sunatan, Arisan Keluarga maupun even-even lainnya.

Terus terang, sebelumnya tak terbayang oleh Eka bahwa bisnis yang dirintisnya akan berkembang pesat seperti sekarang ini. Betapa tidak. Saat memiliki satu tenda hasil tebusan tadi, dia mengaku belum pernah berbisnis ini sebelumnya, lantaran tahun 2003 silam itu Purnama waktunya masih tersita oleh aktivitasnya bekerja di sebuah Bank pemerintah.

Bermula dari seorang tetangga yang ingin menyewa tenda yang dimilikinya harus dilengkapi dengan peralatan pesta perkawinan lainnya seperti kursi, meja makan dan perlengkapan makan seperti piring-sendok, maka dengan spontan Eka pun segera membeli semua peralatan yang dimaksud tanpa berpikir panjang karena tidak ingin mengecewakan konsumen.

“Alhamdulillah, meski saya nggak tahu bisnis ini menguntungkan atau tidak, konsumen rupanya puas dengan pelayanan kami. Dari kepuasan satu konsumen, berbuah manis, orderan terus bertambah dari mulut ke mulut,” papar Eka penuh semangat.

Kaget lantaran orderan rutin sepekan bisa mencapai sebanyak dua kali, bahkan satu hari bisa ada lima pengorder, maka Purnama pun memutuskan untuk fokus membesarkan usaha ini dan menambah terus peralatan sesuai kebutuhan. Namun, sebagai konsekwensinya, dia pun terpaksa harus memutuskan untuk resign (berhenti) dari pekerjaannya di bank.

Setelah total fokus di usaha jasa penyewaan tenda, Eka pun terus melakukan langkah-langkah inovasi dengan mengembangkan ide dan kreativitasnya dalam mendesain tenda dan menciptakan ukuran tenda-tenda besar hingga ratusan meter.

“Sekarang resepsi pernikahan di rumah pun sudah terlihat bisa mewah dengan tenda megah aneka warna sesuai permintaan konsumen. Seperti perpaduan warna merah marun, gold, putih, hijau botol, pink, abu-abu, atau putih biru, putih dan ungu, putih, pokoknya bervariasi,” ujar wanita ramah ini.

Jika awalnya cuma memiliki tenda berukuran 9 X 5 meter saja, kini Purnama Wedding telah mempunyai tenda dengan ukuran-ukuran besar berkisar  120 meter hingga 170 meter sehingga memenuhi halaman belakang rumahnya yang megah.

Menurut Purnama, kelebihan tenda made in Purnama Wedding adalah tanpa tiang penyanggah di tengah-tengah ruas tenda yang membentang. “Jadi terkesan lebih luas dan tidak mengganggu penataan kursi dan meja,” tukasnya.

Kini, seiring perkembangan waktu, Purnama Wedding telah membuat paket lengkap untuk Pesta Perkawinan, khususnya untuk Paket Rumah. Purnama mematok harga Paket Rumah senilai Rp 9 juta, Rp 11 juta, Rp 13,5 juta dan yang terlengkap Rp 17 juta.

Dalam paket senilai itu, kata Purnama, sudah termasuk Make Up Pengantin dan pendamping, Busana Pengantin, Busana dan Make Up  Kedua Orang tua Mempelai dan penerima tamu, Tenda, Pelaminan, Bunga Pelaminan, Panggung, Kursi yang diberi cover, satu set meja prasmanan, Saung/Pondokan Menu, Peralatan Makan, Peralatan Masak, Blower Pendingin Ruangan. Untuk jumlah peralatan makan dan perlengkapan masak disesuaikan dengan harga paket yang dipilih.

“Kami juga memberi keringanan bagi konsumen jika ingin order, cukup memberikan tanda jadi Rp 1- 2 juta saja, sisa pelunasan dibayar sehari setelah resepsi,” papar ibu empat anak yang kini juga aktif menjadi agen travel umroh dan haji di sebuah perusahaan travel nomor dua di Indonesia, Arminareka Perdana.

Purnama Wedding yang berlokasi di Jalan Mujair, Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, juga menyediakan pesanan catering dan foto plus video. Pemesanan order minimal dua minggu sebelumnya. **erni/hakim


Inilah PAKET WEDDING RUMAH

Written By suara metro online on Kamis, 22 Januari 2015 | 13.02



Awas Bahaya Film Kartun Yang Tertera Ini

Written By suara metro online on Rabu, 21 Januari 2015 | 21.32

SMO.COM - Setiap anak Indonesia dan dunia pasti mengenal serial kartun Tom and Jerry. Film kartun yang menceritakan permusuhan kucing dan tikus ini sering mempertontonkan aksi kekerasan seperti memukul, mencekik, menembak, merokok dan lain sebagainya.

Untuk alasan itulah, selama dekade terakhir, serial kartun Tom and Jerry menuai kritik dan keluhan. Dengan 82 keluhan yang diterimanya, kartun Tom and Jerry menduduki puncak daftar acara TV anak-anak yang paling dikeluhkan versi Office of Communications (Ofcom), semacam komisi penyiaran di Inggris.
Salah satu yang dikeluhkan adalah ada dua episode yang menonjolkan merokok cerutu dan rokok.
Acara TV lainnya yang masuk sepuluh besar tayangan anak yang mengganggu yang disusun oleh MailOnline adalah Blue Peter dan Bratz, serial kartun Amerika.

Blue Peter menerima 14 pengaduan karena menampilkan adegan yang menunjukkan penyembelihan kambing di Oman selama upacara keagamaan.
Sementara Bratz mengumpulkan 13 keluhan setelah salah satu episode mengandung istilah 'spaz' yang dianggap 'sangat menyinggung' dan 'menghina'.

"Semua perusahaan penyiaran Inggris harus mematuhi aturan yang menetapkan standar program TV. Kami menilai semua keluhan dan program yang melanggar aturan," kata seorang juru bicara Ofcom kepada MailOnline.

Ditambahkan, anak-anak dan remaja di bawah 18 tahun dilindungi dari konten yang tidak pantas.
"Ada aturan penyiaran yang jelas dirancang untuk melindungi anak-anak dan kita aktif menegakkannya."
(Sumber: Metro.co.uk)

Rekaman Kotak Hitam QZ8501: Cuma Suara Pilot, Tak Ada Ledakan

Data itu bersifat rahasia, sehingga jika sampai bocor dan disiarkan dapat berujung pada masalah hukum.
SMO.COM  - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) angkat bicara soal beredarnya rekaman yang memuat suara pilot AirAsia QZ8501 berteriak 'Allahu Akbar', sebelum pesawat jatuh.
KNKT secara tegas menyatakan kabar itu merupakan kebohongan. "Bohong, itu tidak benar," ujar Ketua Tim Investigasi AirAsia QZ8501, Marjono dikutip Dream.co.id dari laman Merdeka.com, Jumat 16 Januari 2014.

Marjono menjelaskan data rekaman Cockpit Voice Recorder (CVR) AirAsia saat ini sedang dalam proses pengunduhan.

Data itu bersifat rahasia, sehingga jika sampai bocor dan disiarkan dapat berujung pada masalah hukum sesuai ketentuan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.
Investigator KNKT, Ertata Lananggalih menambahkan, dia akan menjadi orang pertama yang mendapat sanksi hukum, jika rekaman itu bocor ke publik. Karena Ertata mendapat tugas sebagai pendengar rekaman pertama dari CVR itu.

"Kalau benar itu dikeluarkan, yang pertama kali dipenjara itu saya," kata dia.
Ertata menekankan rekaman tersebut masih tersimpan di laboratorium KNKT. Saat ini rekaman itu masih didengarkan dan belum masuk proses transkripsi.

"Sampai detik ini tidak ada yang beredar. Demi Tuhan tidak ada itu," tegasnya.
Kepala Sub Komite Kecelakaan Kecelakaan Transportasi Udara KNKT Masruri meminta kepada seluruh masyarakat apalagi keluarga tidak perlu percaya kepada informasi-informasi yang belum jelas. (Ism, Sumber: Merdeka.com)
 
Support : Creating Website | Suara Metro Online | HaKIM MESTHAF
Copyright © 2009. * - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by SMO Publishing
Proudly powered by SMO Online