.

.

METRO UTAMA

Latest Post

Sumardi Terpilih Karena Perannya. Berbagai Penghargaan Nasional

Written By suara metro online on Sabtu, 05 April 2014 | 18.58

INIlah hari bersejarah bagi Sumardi,SE Ketua RW 11 Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan. 4 April 2014. Pasalnya RW XI yang kerap memenangi berbagai lomba tingkat walikota dan propinsi ini i dan  kembali menggemban tugas, atas kepercayaan warga untuk duduk sebagai Ketua RW 11. priode kedua untuk masa bakti 2014 - 2017. 

Dalam pemilihan RW 11 kelurahan gandaria Utara ini, hadir Camat Kebayoran Baru Edi Suherman. Kehadiran Edi Suherman sebagai pemberi motivasi terhadap RW kreatif di lingkungannya, yang kerap membawa harum wilayah yang pimpimpinnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Camat Kebayoran Baru itu tidak sekedar bentuk blusukan belaka, karena menyangsikan  jalannya pesata demokrasi ditingkat lingkungan RW 11 Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan, ini memang patut menjadi acuan RW di Jakarta. 

Bahkan Kehadiran  Edi i sudah direncanakan, karena Camat terpilih Juli 2013 silam ini telah mendapat laporan Sumardi SE sebagai Ketua RW terbaik, bahkan banyak memperoleh penghargaan tingkat Nasional.

"Berbagai kegiatan di RW XI yang di pimpin Sumardi memang luar biasa, saya sengaja datang untuk menghadiri undangan ini, untuk melihat langsung proses pemilihan RW yang demokratis," ujar Edi Suherman kepada SMO.
RW 11 juga memperoleh kepercayaan dalam perbaikan sarana fisik lingkungan yang rusak serta pemberdayaan warga, atas kepercayaan  Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMbeb K) Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
  

“Serangkaian kegiatan bina fisik maupun bina sosial ini dibiayai melalui kucuran dana hibah PPMK tahap kedua Rp249,4 juta yang berasal dari APBD Perubahan 2013,” kata Achmad Al Sunarno yang akrab dipanggil Alex saat sosialisasi kegiatan fisik dan sosial PPMK dari dana APBD-P 2013, baru-baru ini.

Adapun bina fisik meliputi renovasi 11 kantor RW, membuat taman bermain anak di RW 14, renovasi paud di RW 12 dan renovasi pos Siskamling di RW 15.

“Khusus kegiatan sosial di antaranya pelatihan membatik bagi ibu-ibu rumah tangga dan servis telepon seluler,” tuturnya.
Lurah Gandaria Utara, Lukmansyah berharap seluruh kegiatan yang digenjot pengurus LMK melalui PPMK tahap kedua dapat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan para warga.
“Sebagai mitra pembangunan, pengurus LMK semakin berperan dalam ikut memajukan kewilayahan serta menggenjot pemberdayaan masyarakat agar produktif dan mandiri,” urainya. (hais).

Tantowi Berjuang Untuk Tiga Anak Pengidap HIV/AIDS

Written By suara metro online on Selasa, 01 April 2014 | 22.03

SMO.COM - Beginilah Rumah Sakit Di Jakarta, selalu tidak tanggap, walau ada perintah dahulukan penanganan medis, namun tetap prosedural menjadi birokrasi yang tak pernah tuntas. Seperti yang dialami, tiga bocah kakak beradik yang tinggal di Kelurahan Tanah Sereal, yang terkatung-katung karena penolakan rumah sakit. tiga bocah kakak beradik ini  mengidap penyakit AIDS. Ketua RW 9 Kelurahan  Tanah sereal, tantowi menuturkan kepada Liranews.com.  Saat ketiganya sakit parah, rumah sakit hanya menerima satu bocah dan sempat menolak dua bocah lainnya.

Ketiga bocah tersebut adalah LTP (12), NS (6), dan NSR (4), warga RW 05/09 Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Ketiganya tertular penyakit mematikan tersebut dari ayah dan ibu mereka yang sudah meninggal tiga bulan lalu.

Ketiga bersaudara tersebut kini hanya dirawat oleh neneknya, Ronih (50) yang sehari-harinya hanya bekerja sebagai buruh cuci. Saat ketiganya menderita sakit parah, Ronih tidak bisa berbuat banyak. Beruntung, kabar sakitnya ketiga kakak-beradik itu beredar di lingkungan ibu-ibu PKK warga Tanah Sereal. Tantowi, Ketua RW setempat bersama warga memutuskan ketiga bocah tersebut ke RSUD Cengkareng.

"Awalnya kita minta rujukan dari Puskesmas Tambora. Kita sudah berniat merawat NS di Rumah Sakit Tarakan, tapi ditolak dengan alasan ruang perawatannya penuh. Kemudian kita menuju ke RSUD Cengkareng dan mendapatkan ruangan di sana," terang Tontowi, Selasa (1/4/2014). Di RSUD Cengkareng ini, hanya NS yang diterima sementara kedua saudaranya ditolak dengan alasan belum memiliki kartu Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS). Alhasil, Tantowi dan warga setempat pun langsung bergerak mengurus kartu BPJS untuk anak-anak tersebut. Namun hingga kini, kakak beradik itu belum mendapat persetujuan untuk mendapatkan BPJS.

Meski demikian, beruntung, Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan suku dinas Pemprov Jakarta Barat langsung turun tangan. Kini kedua bocah tersebut juga dirawat di RSUD Cengkareng dengan biaya yang ditanggung Pemprov DKI.
Warga sendiri tidak tahu menahu jika ketiga kakak beradik itu menderita AIDS. Ketiganya diketahui menderita AIDS saat diperiksa ke Puskesmas Tambora. Salah seorang dokter yang memeriksa mengenali mereka sebagai anak dari pasangan suami-istri yang meninggal dunia karena AIDS.

Dokter tersebut menyebutkan bahwa ketiganya sudah memiliki riwayat penyakit AIDS. Hanya saja ketiganya jarang kontrol sehingga makin parah. Setelah diperiksa hasilnya, kini NS mengalami HIV/AIDS stadium 4, LTP stadium 2, dan NSR stadium 1. 

Sungguh miris hal seperti ini harus kembali terjadi lagi. Lagi-lagi hanya karena faktor kemiskinan, menjadi hambatan warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Sebelumnya ada kasus Kakek Suparman dibuang dari rumah sakit di Lampung karena tak punya biaya berobat hingga si kakek meninggal.

Kini, bocah-bocah miskin yang terkena AIDS itu sempat mengalaminya. Jika merujuk pada UUD 1945 Pasal 34 (1) disebutkan bahwa “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.” Sehingga secara tidak langsung, ketiga bocah miskin ini menjadi tanggung jawab negara.

Dan kabar terakhir mereka kini di rawat di Puskesmas kelurahan Tanah Sereal Tambora, Jakarta Barat. Ketua RW 9 Tantowi sigap terhadap warganya. Berkali-kali ia menghubungi berbagai pihak, ketika rumah sakit menolaknya. Sikap kepedulian Ketua RW 9 ini patut dianjungi jempol. Di Jakarta membutuhkan pemimpin lingkungan  yang ekstra peduli seperti Tantowi. (hais).

Elang Gumilang – Mahasiswa Pengembang Rumah Murah

Written By suara metro online on Sabtu, 29 Maret 2014 | 10.00



  • SMO.com. Jakarta. Dia seorang pengusaha. Tapi Selasa dua pekan lalu, di dalam Toyota Rush berwarna silver yang tengah meluncur di Jalan Dramaga, Kabupaten Bogor, ia bukan cuma pengusaha.Duduk di belakang sopir yang membawanya ke proyek Griya PGRI di Ciampea, 20 kilometer dari pusat Kota Hujan, ia tampak serius membaca. Ia mempersiapkan diri menghadapi sidang skripsi esok hari, tanpa meninggalkan kegiatan sebagai pengusaha. 

    Ia, Elang Gumilang, 24 tahun, mahasiswa sekaligus direktur utama sebuah pengembang perumahan. Dan itu sebuah usaha dengan prestasi mengesankan: berhasil membangun lebih dari seribu rumah sederhana di empat proyek perumahan di Kabupaten Bogor. 

    Bermodal awal Rp 300-an juta, kini nilai proyek Elang Group terbang menembus Rp 17 miliar.Elang, sulung dari tiga bersaudara, tidak pernah menyumpal bakat bisnis dan keuletan yang diturunkan- ayahnya, H Misbah-kini 58 tahun, yang punya usaha kontraktor kecil-kecilan. 

    Saat belajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bogor, Elang sudah berbisnis: menjual donat. Kegiatan ini baru berhenti ketika orang tuanya melarang.Tapi Elang, dengan bakat dan kecerdasannya, terus mencari uang, kali ini dengan mengikuti aneka lomba. 

    Elang pernah muncul sebagai juara ketiga Marketing Games Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia di Universitas Trisakti. Ia juga juara pertama kompetisi Ekonomi SMA Se-Jabodetabek 2003 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan juara pertama Economic Contest di Institut Pertanian Bogor, tahun yang sama. Uang Rp 10 juta terkumpul. Elang mendapat “tiket gratis” masuk Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB.Di IPB, jiwa bisnisnya berkembang lebih mekar. 

    Pada tahun pertama, Elang menjual sepatu. Berbekal katalog, ia menawarkan sepatu dari satu asrama ke asrama mahasiswa di Kampus Biru itu. Ia juga pernah menjual lampu. Minyak goreng adalah dagangannya selanjutnya. “Saya sempat diajak,” kata Roni Jayawinangun, sahabat Elang.Memasuki tahun ketiga, 

    Elang dan 12 kawannya membuka kursus bahasa Inggris, English Avenue, di kampusnya dengan modal Rp 21 juta. Elang menjadi direkturnya. Sambil mengisi waktu luang, dia menyambi menjadi tenaga pemasaran salah satu perusahaan properti di Bogor. Tak ada gaji, hanya mendapat komisi jika berhasil menjual rumah.

    Berbekal pengalaman menjadi salesman pengembang, Elang nekat berbisnis sendiri. Pada 2005, penggemar traveling itu mencoba ikut tender rehabilitasi sekolah dasar di Jakarta. Nasib baik. Proyek senilai Rp 160 juta digenggamnya. Ia makin percaya diri menggeluti dunia properti. Pada 2006, di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, dia mengubah akta perusahaan yang hampir tutup menjadi Elang Group. 

    Tanah nganggur milik sebuah instansi di Cinangneng, Kabupaten Bogor, diliriknya. Sayang, modalnya cekak. Bank juga enggan mendanainya. Tak menyerah, Elang mengajak lima kawannya dan terkumpul duit Rp 340 juta.

    Lantas dia membujuk Bank Ta-bungan Negara (BTN) bekerja sama menyediakan kredit pemilikan rumah sederhana bersubsidi (KPRS) bagi masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 2,5 juta. Deal, BTN setuju. Pada 2007, Elang Group menjual rumah murah. Harganya mulai Rp 25 juta (tipe 21/60) berbunga 4,5 persen per tahun dan maksimal Rp 55 juta (tipe 36/72) berbunga 7,5 persen per tahun. Cicilannya Rp 25-90 ribu per bulan.

    Proyek perdana Elang Group di Perumahan Griya Salak Endah itu berhasil. Sebanyak 450 unit rumah terjual. Pembelinya buruh, pedagang, tukang tambal ban, dan guru. “Saya tergerak menyediakan rumah murah karena banyak orang kecil kesulitan membelinya,” ujar Elang.

    Pada 2008, Elang membangun lagi Perumahan Bukit Warna Sari Endah, Cilebut, Bogor. Ekspansi Perumahan Griya Salak Endah II juga sukses. Pada 2009, Elang mengambil alih proyek Griya PGRI di Ciampea yang tak bisa diselesaikan oleh pengembang lain.

    Seorang bankir di BTN Cabang Bogor yang minta namanya tak disebut mengatakan salut kepada Elang. Kendati bukan anak pejabat atau pengusaha besar, jaringan Elang luas. “Biasanya butuh tiga bulan menyelesaikan izin,” ujarnya, “tapi Elang cuma butuh sebulan.” Kele-bihan lain, Elang tak mengambil kredit konstruksi dari bank.

    Menurut Elang, setelah dirinya menyelesaikan pembebasan lahan, perizinan, site plan, cut and fill, hingga meneken perjanjian dengan bank, giliran kawan dan mitranya berperan. Mereka bahu-membahu menyediakan modal pembangunan rumah. 

    Strategi ini efektif. Empat proyek sudah memberikan keuntungan bagi para pemodalnya. Dukungan kawan-kawannya pun terus berlanjut hingga kini.
    Permasalahan Elang justru di ku-liahnya. Tak seperti di Sekolah Sertifikasi Properti dan Asian Coach, skripsi di IPB terkatung-katung hingga tahun keenam. “Sudah lebih dari 25 kali ganti draf skripsi,” ujarnya. 

    Menurut Ketua Departemen Fakultas Manajemen IPB Jono M. Munandar, secara akademik Elang tidak ada masalah. Indeks prestasi kumulatifnya mencapai 3 dari skala 4. Tapi kuliahnya kedodoran. “Kami mendorongnya cepat menyelesaikan kuliah agar menjadi contoh bagi mahasiswa lain.”

    Saat penyeleksian wirausaha mandiri 2007, saya sependapat dengan juri, Elang anak muda berintuisi bisnis baik. Perhitungan dan cara berpikir bisnisnya jelas serta berani mengambil kesempatan. Elang punya potensi menjadi wirausaha sukses.


    Tapi Elang tak boleh terlena. Untuk menjadi pengusaha sukses, masih perlu waktu dan ketekunan. Wajib menjaga kepercayaan dan perlu berdisiplin mengelola usaha. Dalam kompetisi ketat, pengusaha harus berfokus dan pandai mengelola ambisi.

    -Agus Martowardojo, Direktur Utama Bank Mandiri


    Kondisi bangunan sesuai dengan harga. Listrik ada. Tapi belum ada fasilitas air ledeng. Air diambil dari sumur dengan mesin pompa air pemberian Elang Group. Kekurangan perumahan ini hanyalah tak ada tempat bermain untuk anak-anak.
    -Dewi Fatimah, 35 tahun, pembeli Blok F Nomor 5, Bukit Warna Sari Endah, Cilebut

    Penghargaan
  • Wirausaha Muda Mandiri terbaik Indonesia 2007
  • Lelaki Sejati Pengobar Inspirasi 2008
  • Man of the Year 2008 dari Radar Bogor
  • Pemuda Pilihan 2008 dari TV One
  • Indonesia Top Young Entrepreuner 2008 dari Warta Ekonomi

H. Ambaldy Djuardi, Tukang Roti Pemilik 35 Kursus Menjahit Juliana Jaya

Written By suara metro online on Jumat, 28 Maret 2014 | 21.19

SMO.com. Jakarta. Dulu, lorong-lorong kampung di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi rute Ambaldy Djuardi setiap pagi untuk menjajakan dagangannya, roti yang dipikul. Siapa kira tukang roti pikulan yang memiliki motto hidup ”Janganlah engkau menjadi ekor gajah selamanya, jadilah engkau kepala semut sekalipun,” itu kini menjadi bos yang telah memiliki 35 cabang kursus menjahit Juliana Jaya di beberapa wilayah di Indonesia.

Berbekal ijazah STM, Juju --- begitu sapaan akrabnya --- mendatangi Ibukota Jakarta pada tahun 1967, mencoba mengadu nasib. ”Kurang lebih 35 tahun saya telah menggeluti usaha kursus jahit ini setelah berbagai jenis usaha saya coba. Mulai dari tukang roti, kondektur, pencari iklan di koran, kursus membuat sabun hingga kini di bidang menjahit,” ucap pria asli Cirebon ini.

Awal datang di Jakarta, Juju menumpang di rumah bibinya, membuatnya harus mencari uang sendiri dan tukang roti menjadi pilihannya saat itu.  Walau terbilang laris, Juju mencoba peruntungannya dengan berjualan mainan. ”Setelah tiga bulan menjajakan roti lalu saya beralih menjadi penjual mainan dari TK ke TK  (taman kanak-kanak).  Pekerjaannya tidak berat dibandingkan dengan memikul roti tapi hasilnya lumayan,” ucap Juju. Demi bertahan hidup di ibukota, bahkan menjadi kondektur tidak luput dijalaninya.

Jiwa usaha yang didapat dari ayahnya, seorang penjual sate, ternyata membuat Juju tidak bisa jauh dari wirausaha. Pada 1975, kursus membuat sabun menjadi sandarannya untuk hidup. Melihat peluang lainnya, walau tidak bisa menjahit, Juju memberanikan diri membuka kursus jahit. Juju menambahkan, pada awalnya di tiap rumah di kampung dimana ia tinggal, para ibu rumah tangga pasti memiliki mesin jahit. Saat itu mesin jahit dengan merk terkenal menjadi prestise bagi ibu-ibu rumah tangga. Tapi ketika Juju bertanya apakah mereka bisa menjahit, mereka jawab tidak bisa. Inilah yang mengilhaminya untuk membuka kursus menjahit dengan modal awal 3 buah mesin jahit dan 3 orang karyawan.

Uniknya jika belum punya biaya untuk mengikuti kursus ini bisa gratis dulu. Kursus yang telah dirintisnya ini ternyata mampu berkembang hingga memiliki cabang sampai 35 buah di berbagai tempat di Indonesia dengan ribuan murid. Keunikan lainnya adalah tempat kursus ini umumnya berada di dekat terminal.  Ini juga tidak terlepas dari kreatifitas sang pemilik. 

”Awalnya saya melihat terminal itu adalah titik temu beragam masyarakat dari berbagai tempat. Kita dapat melihat dari beragamnya jurusan kendaraan yang ada disana. ini membuat saya tidak perlu beriklan di semua tempat. Kemudahan transportasi juga menjadi pilihan,'' katanya.

Memajukan Dunia Wirausaha

Sebagai pelaku usaha yang makan asam garam selama lebih kurang 35 tahun, Juju memahami pentingnya menyadarkan bahwa berwirausaha adalah salah satu jalan mengatasi pengangguran yang semakin banyak. keinginannya memajukan di dunia usaha, membuatnya menulis buku yang berjudul ”Kiat Sukses Mencari  dan Mendapatkan Banyak Uang” pada tahun 2002. Dalam bukunya ini Juju menjelaskan bagaimana cara mengembangkan usaha kecil menjadi usaha besar, cara memiliki usaha, mencari tempat yang strategis, mencari tenaga kerja, mengurus izin usaha, modal, memasang iklan mini tapi hasilnya hebat dan lain-lain. 

Semua itu ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami dan bisa ditiru, gampang dipraktikkan. “Diharapkan buku ini dapat memacu para wirausahawan baru. Sehingga 2% jumlah pengusaha dari jumlah penduduk dapat tercapai,” ucap pria yang pernah menjabat sebagai wakil ketua umum HIPKI (Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia) ini.

By: Majalah Elshinta 2010

Mencari Uang Dengan Bangun Radio Streaming

DALAM beberapa tahun terakhir, radio internet telah mengalami kemajuan pesat, memungkinkan kita untuk mendengarkan streaming audio dari mana saja di dunia, setiap saat. Kita akan pergi ke berbagai cara untuk mendirikan sebuah stasiun radio internet, serta beberapa aturan yang pergi bersama dengan itu.

Sejarah

Pada tahun 1993, stasiun radio Internet pertama lahir. Carl Malamud menciptakan sebuah talk show tentang komputer. Tapi saat itu, itu tidak bisa dialirkan, sehingga itu didistribusikan oleh sebuah file audio yang didownload pengguna. Pada tahun 1994, WXYC, di Chapel Hill, North Carolina, adalah stasiun radio pertama yang disiarkan di Internet. Segera setelah itu, stasiun radio lebih banyak melepaskan siaran sebagai pilihan download. Radio internet berangkat dari sana. Sekarang ada stasiun radio internet lebih dari para pendahulu tradisional mereka karena kehandalan dan biaya rendah.

Geografi

Hal yang besar tentang radio internet adalah kenyataan bahwa siapa pun, dari mana saja di dunia, dapat memulai satu. Yang Anda butuhkan adalah akses ke Web, mikrofon, alat untuk merekam dan mungkin kartu kredit.

Cara Bekerja

Internet stasiun radio yang baik mengalir melalui website atau melalui program peer-to-peer, dan kadang-kadang keduanya. Jika Anda akan membeli sebuah website untuk streaming pada, sadar akan biaya yang terlibat. Pastikan Anda web host dapat menangani streaming dan tidak akan mengenakan biaya untuk pergi atas penggunaan bandwidth Anda, atau lebih baik lagi, menemukan host yang menawarkan unlimited bandwidth.

Live365

Live365 adalah situs populer yang memungkinkan siapa pun dengan kartu kredit untuk membuat sebuah acara radio internet. Mereka memiliki berbagai paket dan mereka selalu memiliki penjualan. Live365 juga menawarkan kesempatan untuk menghasilkan uang tunai dari acara Anda. Juga, biaya bulanan Anda berjalan ke arah biaya royalti, yang bisa mendapatkan rumit. Live365 memudahkan untuk beralih antara paket, sehingga lebih serius Anda dapatkan dengan stasiun radio Anda, semakin Anda dapat mempertimbangkan upgrade account Anda.

SHOUTcast

SHOUTcast adalah sedikit lebih rumit daripada Live365, tapi gratis kecuali untuk web hosting. Anda juga harus menemukan hosting web Anda sendiri atau mencari orang lain untuk menjalankannya untuk Anda. Anda men-download perangkat lunak mereka Winamp dan mengkonfigurasi komputer Anda dengan spesifikasi mereka. Jika Anda akan memainkan musik yang dilindungi hak cipta, namun Anda harus berpikir tentang bagaimana Anda akan membayar royalti.

Langsung Dari Komputer Anda

Menggunakan perangkat lunak yang gratis atau cukup murah, Anda dapat disiarkan langsung dari komputer Anda. Real.com dan Quicktime adalah server streaming gratis yang akan digunakan untuk streaming siaran Anda. Cast peer, Icecast dan bajak laut radio adalah beberapa perangkat lunak yang paling populer digunakan untuk membuat broadcast anda dan streaming ke semua orang di seluruh dunia. Streaming langsung dari komputer Anda mensyaratkan bahwa komputer Anda memiliki cukup kekuatan pemrosesan dan bahwa Anda cukup pengetahuan tentang bagaimana perangkat lunak itu bekerja. Ada juga penyedia hosting yang dapat ditemukan di bagian sumber daya.

Musik Perizinan

Pada tahun 1998, hukum yang telah disahkan oleh Kongres membutuhkan stasiun radio Internet semua untuk membayar royalti pada setiap hak cipta musik yang digunakan dalam siaran. Jika Anda akan memulai sebuah stasiun radio yang memainkan musik yang dilindungi hak cipta, Anda akan harus mempertimbangkan royalti dan bagaimana Anda akan membayar untuk mereka. Anda akan mendapatkan melihat akhirnya dan jika Anda tertangkap tidak membayar royalti, denda yang menyiksa.

Mabes Polri Siapkan Strategi Pengamanan Pemilu


Halaman Direktorat Lalu Lintas  Polda Metro Jaya Rabu 29 Januari 2013 tidak seperti biasanya digunakan untuk keramaian. Halaman ini setiap harinya ramai dengan kendaraan roda empat dan roda dua, sebagai parkir tambahan. Namun, Rabu pagi itu, sejak gerbang  Polda
Metro Jaya di buka, halaman Ditlantas dikosongkan. Rupanya pagi itu, Halaman Ditlantas Polda Metro Jaya ini digunakan sebagai simulasi menghadapi Pemilu yang jatuh  9 April 2014 mendatang.Mabes Polri yang punya rencana tersebut. Direktur
Shabara Badan Pemelihara KeamananMabes Polri Brigjen Pol. Heri Hawan menyebut simulasi sistem pengamanan Pemilu 2014 ini guna memantapkan personil Polri dalam menghadapi segala kemungkinan terjadi saat Pemilu berlangsung selama tahun 2014 ini hingga Pemilihan Presiden. Sehingga simulasi ini dianggap penting. Karena pentingnya simulasi ini, Polri mengerahkan 600 personel gabungan.

 
"Kita sudah persiapkan untuk meminimalisir kemungkinan kendala di lapangan," kata Direktur Sabhara Badan Pemeliharaan Keamanan Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Heri Hawan di Polda Metro Jaya di Jakarta.
   Ia mengatakan Polri mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung guna mengamankan pelaksanaan Pemilu 2014. Pelaksanaan simulasi pengamanan Pemilu 2014, katanya, dihadapkan dengan kondisi yang berpotensi terjadi kerusuhan dan bentrokan antarmassa saat pemilu berlangsung.
   Polri, katanya, memetakan tingkat kerawanan sesuai dengan karakter dan kondisi setiap daerah di Indonesia saat berlangsung kegiatan pemilu. Karena tingkat kerawanan itu sangat beragam dan kompleks, sehingga perlu di matangkan, agar personil Polri benar-benar memahami dan menguasai teknik mengahadapi massa dalam segala situasi.
   Heri berujar, potensi ancaman gangguan keamanan kegiatan pemilu tergantung karakter sehingga Polri akan memberlakukan sistem skala prioritas dengan menempatkan personel sesuai kemampuan, kekuatan sarana dan prasarana. Ia mencontohkan tentang Polda Metro Jaya yang menyiapkan 19.000 personel atau dua per tiga kekuatan yang dimiliki untuk mengamankan pemilu.
   Tekad Polri untuk Pemilu 2014 sukses adalah harga mati. Karena sebuah taruhan yang mahal untuk penegakan demokrasi di Indonesia. Polri paling depan dalam menggemban amanah demokrasi ini. Dan sesuai  Peraturan Kapolri Nomor 01 dan Nomor Tahun 2012 tentang tindakan tegas bila terjadi gangguan kamtibmas. Namun, Polri akan mengedepankan prosedur pengamanan, antara lain berupa upaya preventif, pre-emtif, dan represif.
   Dalam simulasi tersebut, Polri menyiapakan perangkat pengamanan yang lengkap, mulai dari water canon, anjing pelacak, tameng, kuda dan pasukan motor. Polri memperagakan bagaimana bila menghadapi situasi chaos. Lalu apa yang musti dilakukan kala melakukan dialog dengan massa. upaya preventif, pre-emtif, dan represif inilah yang menjadi ukuran dasar Polri dalam menghadapi Pemilu 9 April mendatang. (hais).

Soto Kudus Pak Minto Tawarkan Paket Franchise





Didirikan pada tahun 2007, SOTO KUDUS PAK MINTO dipilih oleh Bango Citarasa Nusantara untuk menjadi salah satu Rumah makan yang diliput di beberapa kali episodenya, Soto Kudus memiliki banyak penggemar, karena rasanya yang terkenal gurih dengan kuah yang ringan, segar, tidak berat, sehingga cocok dinikmati disegala waktu, baik pagi, siang ataupun malam.

MARI BERGABUNG BERSAMA SOTO KUDUS "PAK MINTO"

Saat ini banyak usaha makanan yang didirikan sekedar mengeruk keuntungan dari yang disebut "waralaba". Beberapa malah belum lama berdiri atau sengaja didirikan untuk diwaralabakan, sehingga respon jangka panjang terhadap produknya belum teruji. Kami mengajak anda bergabung bersama kami lewat sistem KEMITRAAN.

Keuntungan Bermitra Dengan Kami :
  1. Berdiri sejak 2007 sehingga produk telah teruji & terbukti digemari
  2. Usaha jenis makanan sehari - hari, bukan makanan yang trend sesaat
  3. 100 % laba milik Pribadi Mitra
  4. Tanpa Franchise Fee
  5. Tanpa Royalty Fee
  6. Investasi relatif murah
  7. Pengelolaan mudah dengan dukungan penuh dari kami
  8. Pengembalian modal relatif cepat


Syarat Menjadi Mitra
  1. Berjiwa wiraswasta
  2. Memiliki lokasi usaha yang cukup strategis
  3. Memiliki modal yang dibutuhkan
  4. Jangka waktu kerjasama 5 tahun
  5. Sistem oreder bahan baku : Beli - putus



Biaya Kemitraan Soto Kudus Pak Minto
NoUraianHarga
1Paket investasi soto35.000.000
2Paket investasi kriuuk-
3Deposit ( REFUNDABLE )5,000,000
4Biaya training, supervisi, management & pendamingan usaha5.000.000
5Biaya pengiriman peralatan1.000.000
6Biaya pemasangan1.000.000
Total47.000.000


Ketentuan Umum Kemitraan Soto Kudus Pak Minto 


1.Harga mengikat selama 3 (tiga) bulan dari tanggal pembayaran Down Payment
2.Pembatalan sepihak oleh calon investor dikenakan sangsi pembatalan sebesar 50% dari nilai investasi yang telah disepakati.
3.Property/perlengkapan akan dikirim  kelokasi mitra usaha paling cepat 5 hari setelah pelunasan Investasi kemitraan, biaya pendampingan usaha & Biaya pengiriman peralatan.
4.Grand opening paling cepat dilakukan 1 (satu) minggu setelah peralatan/property diterima oleh mitra.



JOINING FEE & MARKETING SUPPORT
• Papan nama nempel badan berikut penerangannya uk 4 x 2m
1
Papan nama neon box 1 muka Ø 140cm
1
Angkring Khas Soto Kudus
1
Mangkok Khas Soto Kudus ( Lusin )8
Gratis Menu Soto Kudus Untuk Grand Opening ( PORSI )
200
Cash Register
1
Menu Board set
3
Buku menu
10
Seragam Crew
12
Brosur Resto
8.000
Karangan Bunga Grand Opening
1
X banner sejumlah yang diperlukan
1
Baliho Promo Grand opening sejumlah kebutuhan
1
Umbul-umbul sejumlah kebutuhan1
STOCK ON HAND
Bumbu Soto Kudus ( porsi )400
Ayam kampung ( ekor )10
Bumbu Sop2
Rawon daging50
Garang asem ayam kampung50
Pindang Kudus50
Iga30
Buntut20
Bawang putih goreng5
Bawang merah goreng5
Sambel jawa2
Bumbu bakar2
Bumbu lada hitam1
Bumbu babak belur1
Sambel ijo ( pack )2
Sambel Korek ( pack )2
Sambel penyet ( pack )2
Bumbu Sayur asem ( pack )2
Bumbu Mendoan ( pack )2
Bumbu Tempe Tahu ( pack )2
Bumbu Cah2



Analisa Rugi Laba
* Analisa ini hanya ilustrasi, disusun berdasarkan pengalaman dan data yang valid. Hasil mungkin berbeda dari setiap    outlet yang ada
Sewa tempat 2 th
50.000.000
Sewa tempat 2 th
100.000.000
Furniture dll
13.000.000
Furniture dll
13.000.000
Joining fee
37.000.000
Joining fee
37.000.000
Total Investai
100.000.000
Total Investasi
150.000.000


Target Pemasukan
Target (asumsi)
Moderate
Target (asumsi)
Moderate
Omset rata - rata dine in/bulan, 40 orang per hari @ Rp 12 rb (hari biasa 22 hari)
10.560.000
Omset rata - rata dine in/bulan 70 orang per hari @ Rp 15 rb (hari biasa 22 hari)
23.100.000
Omset rata - rata dine in/bulan 100 orang per hari @ Rp 12 rb (week end = 8 hari)
9.600.000
Omset rata -rata dine in/bulan 120 orang per hari @ Rp 15 rb (week end = 8 hari)
14.400.000
Omset rata - rata take away/bulan 20 pax/hari @ Rp 10 rb (30hari)
6.000.000
Omset rata - rata take away/bulan 20 pax/hari Rp 15 rb (30 hari)
9.000.000
Omset per bulan (30 hari)
26.160.000
Omset per bulan (30 hari)
46.500.000
Pengeluaran
Belanja bahan baku dan penunjang (40%)
10.464.000
Belanja bahan baku dan penunjang (40%)
18.600.000
Gaji pegawai 4 orang
3.000.000
Gaji pegawai 6 orang
4.500.000
Biaya listrik dll
1.000.000
Biaya listrik dll
2.000.000
Biaya sewa per bulan
3.000.000
Biaya sewa per bulan
5.000.000
Total pengeluaran
17.464.000
Total pengeluaran
30.100.000
Keuntungan
8.696.000
Keuntungan
16.400.000
Return Of Invesment (bulan)
11,50
Return Of Invesment
9,15






Kontak Franchise SOTO KUDUS PAK MINTO
Hubungi Kami
Tertarik dengan franchise SOTO KUDUS PAK MINTO?

Klik di sini untuk menghubungi manajemen SOTO KUDUS PAK MINTO ... 

Bisnis Tambak Udang Menggiurkan

SMO.com.  Budidaya tambak udang mungkin patut Anda perhitungkan sebagai alternatif bisnis.  Berdasarkan perhitungan, hasil dari budidaya tambak udang setiap panen bisa menghasilkan laba bersih setidaknya Rp25 juta sekali panen.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu petambak plasma di PT CP Prima, anak usaha dari PT Central Proteinaprima Tbk (CP Prima)


 yang berlokasi di Tulang bawang Lampung, Sulaiman ditemui di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, belum lama ini. "Sekali panen, seperti panen terakhir April lalu laba bersih Rp25 juta. itu dari hasil keseluruhan nilai jual yang sebesar Rp170 juta. Laba tersebut dihasilkan setelah dipotong oleh biaya-biaya," terangnya.

Dijelaskannya, sekali panen udang yang dihasilkan bisa mencapai 4,6 ton, di mana harga udang saat ini mencapai Rp40 ribu per kilogram (kg).

"Harga udang tergantung size, yang size 48-49 Rp40 ribu per kg, itu yang dibeli oleh perusahaan," terangnya.

Diakuinya, udang tersebut biasanya dipanen setiap tiga sampai empat bulan sekali. Namun tergantung dari baik atau tidaknya udang tersebut. "Panen lagi nanti jelang lebaran. Tapi kalau ternyata dilihat kurang bagus ya bisa langsung dipanen, daripada nanti harganya turun," jelasnya.

Petambak yang sudah sejak 1997 berkecimpung di dunia tambak udang ini mengakui, udang-udang tersebut sempat diserang hama pada tahun 2003-2004. Yang akibatnya, dalam satu kali siklus, bibit udang (menur) yang ditabur jumlahnya semakin dikurangi.

"Memang kita sempat diguncang 2003-2004. Istilah tradisionalnya itu udangnya stres. Jadi hari ini hidup besok bisa saja semuanya mati," akunya.

Ada juga jenis virus yang disebut mio. Virus tersebut diakuinya mngganggu pertumbuhan udang sekira tahun 2008. "Maka untuk mengatasinya, menur yang ditabur dikurangi, lalu kita tebar bibit ikan nila. Karena lendir dari ikan nila ini bisa untuk mengobati virus," tukasnya. (zon)

Penjara Anak Tak Seseram Yang Tebayangkan

Written By suara metro online on Senin, 24 Maret 2014 | 01.02

SMO.COM - Penjara anak tidak seseram apa yang kita bayangkan. Terjadi kekerasan, saling lakukan pelecehan, atau pun peristiwa prmanisme terhadap penghuni.
Bahkan tempat yang terkesan jorok dan sel yang tak terurus.

Jauh dari bayangan itu. SMO Sabtu dan Minggu  (22-23 Maret), berkesempatan untuk meginap bersama mereka. Makan bareng, belajar bareng dan tidur bareng bersama. Jauh semua dari bayangan sebelumnya. Seperti Anda ungkin yang belum mengunjungi kehidupan anak-anak yang kesandung persoalan hukum itu.  

Saat itu SMO berkesempatan untuk meliput kegiatan  Relawan Yayasan Insan Madani (YIM),  untuk megunjungi Lembaga Pemasarakatan Anak Tangerang, Banten tersebut. Kunjungan ini bukan kali pertamama. Tujuan YIM datang ke LP Anak Pria Tangerang ini guna mengembalikan kepercayaan hidup  dan motivasi anak terhadap dasar-dasar prilaku dan ketauhidan kepada Tuhan YME.  Di pimpin ustad Hikamah dari YIM dengan misi edukasi. Semua rencana  berjalan lancar.

"Kunjungan ini bukan kali pertama, sudah beberapa kali sejak tahun 2001.  Bahkan beberapa  tahun lalu,  yang pertama anak-anak Lembaga Pemasarakatan ini pernah kami  bawa ke alam bebas untuk mengikuti pesantren kilat di viila puncak, Bogor, Jawa-Barat. Mereka juga kita bawa ke masjid terbesar  di Puncak pas. Alahmdullilah, kesadaran hukum mereka sudah ada.  Dan mereka tidak lari atau mengambi kesempatan itu," ujar ust Hikmah yang menbawahi dua intruktur dan seorang alim ulama.

Kesadaran mereka terhadap hukum terlihat sangat matang, karena teman satu dengan yang lain mendapat hukuman menjadi pembelajaran mereka. Teman satu bermasalah  narkoba dan satu lagi penganiayaan, pembunuhan dan kasus pencurian. Aneka kasus menjadi pengetahuan dan pembelajaran mereka. Seperti yang diakui Firman (bukan nama sebenarnya), ia mengaku lebih berhati-hati bertindak bila bebas dari hukumannya nanti.

Banyak Belajar
Baik pelajaran secara pengangalaman dari teman-temannya, maupun belajar formal, merupakan langkah kemajuan. Bahkan anak-anak LP Tangerng ini bisa ikuti segala kegiatan dengan seksama secara gratis. Bahkan apabila ingin peroleh izasah formal sekalipun, mereka dapat ikuti sekolah reguler seperti SMP, SMA atau SMK di LP Anak Pria ini.  "Artinya hak mereka untuk menuntaskan  wajib belajar bisa dienyamnya dengan baik," kata Usta H. Muhammad, selaku pembina LP Anak Pria Tangerang dijumpai SMO.COM Minggu (23 Maret 2014).

Ustad H. Muhammad menilai, 400 anak yang berada di LP Anak Pria Tangerang ini sudah melakukan proses penyesuaian secara alami maupun adaptasi formal. Dan mereka sudah dapat menerima. Bahkan pihak LP Anak Pria Tangerang ini juga makan dengan teratur dengan menu yang memenuhi standar gizi yang baik.

"Semisal makan ayam goreng, daging itu bisa terjadi dua kali dalam seminggu," kata H. Muhammad. "Mereka juga diajarkan keterampilan dan juga kedispiinan. 

Kehadiran YIM di LP Anak Pria Tangerang, membawa warna baru untuk basic keagamaan dan motivasi hidup. Dalam orentasi Pesantren Kilat, Ustad Hikmah dibantu dengan rekan-rekannya Zendri,Habibie dan Hais. "Mereka relawan yang memberikan edukasi. Baik dasar pemikiran dan ketakwaan kepada  Allah SWT," kata Ustaz Hikmah.  (hais)

Sejarah

Lapas Anak Pria Tangerang beralamat di jalan Daan Mogot 29C atau tepat bersebelahan dengan Masjid Al-A’zhom Kota Tangerang.

Bagaimana Detil Bangunannya?
Bangunan ini dibangun diatas tanah seluas 12.150 M2 pada tahun 1925 oleh pemerintah Hindia Belanda. Tujuan semula didirikannya Lapas ini adalah untuk mengasingkan keturunan Belanda yang berbuat nakal.




iPada tahun 1942 oleh pemerintah Jepang dijadikan sebagai pusat pendidikan pemuda yang dinamakan Seinendojo. Akademi Militer Tangerang yang secara taktis berada dibawah komado resimen 4 Tangerang dibentuk untuk mengatasi kekurangan kader yang tujuannya untuk membentuk perwira. Lembaga pendidikan yang berkampus dibekas penjara ini dipimpin oleh Daan Mogot dengan kedudukan sebagai direktur.

BIG TV TANAKA HARGA Rp. 1.100.000,-

Free Chanel Local Lebih Dari 35 Chanel Selamaya.
Promo All Chanel Lebih dari 3 Bulan atau Lebih.
Tersedia Rodja TV
Hp. 087777111925 -  082124978319

Pemilihan RW 11 Gandaria Utara Di Hadiri Camat

Written By suara metro online on Selasa, 18 Maret 2014 | 00.33

SMO.COM - INIlah hari bersejarah bagi Sumardi,SE Ketua RW 11 Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan. Sabtu 15 Maret silam kembali menggemban tugas, atas kepercayaan warga untuk duduk kembali menjabat Ketua RW 11. Sumardi terpilih untuk priode 2014 - 2017.

Dalam pemilihan RW 11 Camat Kebayoran Baru Edi Suherman hadir, untuk menyangsikan  jalannya pesata demokrasi ditingkat lingkungan RW 11 Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan. Bahkan Kehadiran  Edi i sudah direncanakan, karena Camat terpilih Juli 2013 silam ini telah mendapat laporan Sumardi SE sebagai Ketua RW terbaik, bahkan banyak memperoleh penghargaan tingkat Nasional.

"Berbagai kegiatan di RW XI yang di pimpin Sumardi memang luar biasa, saya sengaja datang untuk menghadiri undangan ini, untuk melihat langsung proses pemilihan RW yang demokratis," ujar Edi Suherman kepada SMO.



RW 11 juga memperoleh kepercayaan dalam perbaikan sarana fisik lingkungan yang rusak serta pemberdayaan warga intens digeber RW 11 dan pengurusnya, atas kepercayaan  Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.







“Serangkaian kegiatan bina fisik maupun bina sosial ini dibiayai melalui kucuran dana hibah PPMK tahap kedua Rp249,4 juta yang berasal dari APBD Perubahan 2013,” kata Achmad Al Sunarno yang akrab dipanggil Alex saat sosialisasi kegiatan fisik dan sosial PPMK dari dana APBD-P 2013, baru-baru ini.
Adapun bina fisik meliputi renovasi 11 kantor RW, membuat taman bermain anak di RW 14, renovasi paud di RW 12 dan renovasi pos Siskamling di RW 15.

“Khusus kegiatan sosial di antaranya pelatihan membatik bagi ibu-ibu rumah tangga dan servis telepon seluler,” tuturnya.
Lurah Gandaria Utara, Lukmansyah berharap seluruh kegiatan yang digenjot pengurus LMK melalui PPMK tahap kedua dapat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan para warga.
“Sebagai mitra pembangunan, pengurus LMK semakin berperan dalam ikut memajukan kewilayahan serta menggenjot pemberdayaan masyarakat agar produktif dan mandiri,” urainya. (hais).

==============================================

BIG TV TANAKA HARGA Rp. 1.100.000,-

Free Chanel Local Lebih Dari 35 Chanel Selamaya.
Promo All Chanel Lebih dari 3 Bulan atau Lebih.
Tersedia Rodja TV
Hp. 087777111925 -  082124978319

Anom Sukses Sebagai Pengusaha Kampung

Written By suara metro online on Jumat, 07 Maret 2014 | 18.03


Raja oleh-oleh dari Bali, Igusti Ngurah Anom
Raja oleh-oleh dari Bali, I Gusti Ngurah Anom
SMO.COM - I Gusti Ngurah Anom adalah pengusaha konveksi di Denpasar, Bali. Meski sudah menjadi pimpinan perusahaan yang sukses, Anom masih sering turun langsung mengawasi pekerjaan ratusan karyawannya.
Sukses yang diraih Anom tak datang begitu saja. Terlahir dari pasangan petani miskin, Anom tak bisa menamatkan bangku sekolah menengah pertama. Anom juga sempat lari dari rumah tanpa uang sepeserpun. Ia bertahan hidup jadi tukang cuci mobil tamu hotel selama dua tahun. Setelah kerja serabutan, Anom bekerja di perusahaan konveksi milik saudaranya. Anom kemudian memulai usaha konveksi bersama dengan pengusaha yang telah sukses.
Anom mulai memberanikan diri membuka usaha konveksi sendiri 15 tahun lalu dengan modal Rp 30 juta. Pada tahun 2000 usahanya berkembang pesat menjadi salah satu konveksi terbesar di Bali. Lima tahun kemudian Anom memperluas jenis usahanya dengan menambah pusat oleh-oleh khas Bali. Usaha itu pun kini sudah berkembang dengan omzet Rp 500 juta hingga satu miliar rupiah per bulan.
Sukses menjadi pengusaha tak membuat Anom lupa akan sekelilingnya. Ia aktif membina pengusaha kecil menengah. Salah satunya Ngurah Padma Wisnu. Dengan modal awal Rp 100 juta pada tahun 2004, ia kini sudah bisa meraih penghasilan Rp 80 juta per bulan dengan mempekerjakan 100 orang lebih karyawan.
Berani, tekun, dan tekad yang kuat untuk sukses jadi kunci keberhasilan Anom. Tingkat pendidikan bukanlah satu-satunya cara untuk meraih sukses hidup.
Ini ada liputan khusus dari SCTV untuk tokoh inspiratif ini:

RAGAM



  • Polygon Ternyata Sepeda Buatan Indonesia Asli

    SMO.com. Jakarta. Evercoss secara resmi ditunjuk pihak BlackBerry sebagai BBM Official Partner. Penunjukan tersebut merupakan salah satu bukti pengakuan dunia internasional kepada smartphone ini sebagai brand terpercaya di bisnis ponsel maupun tablet.







WARALABA NEWS

  • Waralaba International Language Programs

    SMO.com. Reputasi dan kualitas ILP tidak perlu dipertanyakan. Paling berpengalaman dalam urusan Bahasa Inggris. Semuanya profesional dan berpengalaman di bidang Bahasa Inggris

.

Loading...
 
Support : Creating Website | Hakim Moesthaf | Suara Metro Online Publishing
Copyright © 2011. suarametroonline.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Suara Metro Online Publishing
Proudly powered by Suara Metro Online Management