METRO UTAMA

Latest Post

Ki Joko Bodo Pertobatan dari Dunia Perdukunan

Written By suara metro online on Senin, 01 September 2014 | 18.46

Ki Joko Bodo memutuskan 'pensiun' dari dunia paranormal yang selama ini digelutinya. Kini dia punya aktivitas baru, seperti apa?
SMO.COM- Banyak yang berubah dari Ki Joko Bodo. Penampilannya tak lagi terlihat 'menyeramkan'. Rambut gondrong dan jenggot panjangnya sudah hilang. Aktivitasnya juga tak lagi duduk melayani pasien yang sedang terkena santet.

Dia mengaku memiliki aktivitas baru, sebagai penggerak desa wisata. "Aku sibuk, masih urus desa wisata. Sibuk di luar Jakarta, di luar negeri juga," kata Ki Joko Bodo dikutip Dream.co.id dari lama Kapanlagi.com, Senin 1 September 2014.

Keputusan menggarap desa wisata, menurutnya hanya pilihan saja. Apapun pekerjaan sebenarnya bisa dijalankannya, sepanjang masing dianggap halal. Intinya seorang Ki Joko Bodo tetap harus bekerja untuk nafkah hidupnya.

"Usaha apapun yang penting jadi duit. Manusia harus jadi PT dirinya sendiri. Kalau nggak gerak, nggak dapat uang," katanya.

Ki Joko Bodo memutuskan 'pensiun' dari dunia paranormal yang selama ini digelutinya. Dia pun mewakafkan sebidang tanah yang selama ini dijadikan tempat praktiknya untuk dibangun mushola atau masjid.

Namun, Ki Joko Bodo menolak jika wakaf untuk masjid ini merupakan bagian dari usahanya menjadi sosok religius. Ia menegaskan tidak ingin perubahan yang dilakukan selalu dikaitkan dengan agama. (Ism, Sumber: Kapanlagi.com)

INFO DONASI: WWW.SUARAMETROONLINE.COM

Situs Berita www.suarametroonline.com dibuat karena keprihatinan melihat semakin menipisnya pemberitaan tentang Islam diperkotaan. Setidaknya dilingkungan kita sendiri. Seperti hilangnya kebiasaan kita bermajelis, atau menurunnya semangat berinfaq untuk memakmurkan masjid. Atau keprihatinan Rumah Sakit Pemerintah yang tidak pedulikan keberadaan mushola dan lain sebagainya.

Bahkan kini merebaknya kemungkaran di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim ini, sementara nyaris tidak terdengar kegiatan upaya menghalau berbagai kemungkaran tersebut terutama diperkotaan atau dilingkungan kita sendiri, baik di tingkat lokal maupun nasional. Sehingga kemungkaran makin merajalela dan kebaikan semakin asing dan terpinggirkan. 

Maka dengan misi menjalankan amar ma’ruf nahi munkar, beberapa donator menghimpun dana untuk membangun situs Berita www.suarametroobline.com  untuk mengingatkan kita, bahwa nilai-nilai Islam dan assunah semakin terjauhi dari modernisasi arus globalisasi dan masuknya liberalisme. 

Seiiring menipisnya dana yang ada, maka demi keberlangsungan situs kita tercinta ini, pihak manajemen membuka peluang amal jariyah –menyebarkan ilmu yang bermanfaat melalui tulisan- kepada para pembaca dalam bentuk dukungan dana kepada situs www.suarametroonlinecom. Kirimkan donasi anda melalui:Bank MANDIRI 1570002051648 KCP Depok Cinere Limo a/n : Hais Quraisi. Setelah transfer mohon kirimkan email konfirmasi ke suarametroonline@gmail.com dengan menyertakan jumlah transfer dan data pengirim (nama dan nomor rekening pengirim) Atas partisipasi dan donasinya kami sampaikan jazakumullah khairan katsira.(*)

Cara Syah Menyusup Lewat Pendidikan Pesantren atau Pendidikan Umum

SMO.COM -  Indonesia yang serba bebas, sempalan atau ajaran apapun bisa masuk dan atau mengatasnamakan Islam dalam penyebarannya. Untuk itu, kita sebagai orang awam, perlu kiranya memahami dan mengetahui pola penyebaran mereka, utamanya  para “ustadz” mereka, atau oleh sebagian pihak disebut dengan “misionaris” Syiah. Orang Syiah akan mengajarkan pemahaman Syiah dengan cara bertingkat. Pada tingkat awal belum diajarkan pemahaman Syiah, justru yang diajarkan bagaimana membahas kitab-kitab Ahlussunnah seperti membahas Kitab Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Bulughul Maram, Sunan Abu Dawud dan Kitab Sunnah lainnya.

Namun pada setiap sesi pemberian pemahaman kitab-kitab tersebut akan terus digiring untuk diberikan doktrin tentang mazhab Ahlul Bait. Penggunaan Mazhab Ahlul Bait (Mazhab keluarga Nabi) merupakan ciri tersendiri bagi orang Syiah. Mereka tidak menamakan Mazhab Syiah agar menarik dan tidak membuat gusar orang yang sedang belajar kepada mereka Setelah pada tahapan semisal akhir kelas 5, maka mulailah diajarkan perbandingan Syiah-Sunni. Kemudian baru diajarkan hakikat Syiah pada kelas 6. Hal ini seperti yang dinyatakan oleh kalangan yang pernah berinteraksi dengan Pesantren YAPI Bangil atau Yayasan Muthahhari Bandung.

Dan metode ini tidak menutup kemungkinan digunakan juga di pondok pesantren yang terindikasi Syiah yang ada di Solo atau daerah lainnya. Meskipun tidak semua santrinya mendapatkan materi seputar pemahaman Syi’ah. Dalam arti hanya santri atau kalangan-kalangan tertentu saja yang diberikan materi tersebut. Dalam pembahasan kajian fikih yang diadakan selalu saja mengangkat pendapat Mazhab Ahlul Bait sebagai pengganti kata Syiah. Kalangan ini akan menyampaikan bahwa pendapat Abu Hanifah, Malik, Syafi’I dan Ahmad demikian.

 Adapun menurut pendapat Ahlul Bait demikian. Dan yang rajih adalah pendapat Ahlul Bait. Atau menggunakan kalimat yang semisalnya; madzhab keluarga Nabi, pendapat Amirul Mukminin Ali dan seterusnya. [Rangkuman ceramah Ust. Anung Al-Hamat, Lc., M.Pd.I/Sumber: kiblat]/islampos, Senin 5 Rejab 1435 / 5 Mei 2014 (nahimuncar.com)

Anang Iskandar, Kepala BNN (PROFILE)


Anang Iskandar
Sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional
Kepala Divisi Humas Polri
Masa jabatan
Juli 2012 – September 2012
Didahului oleh Irjen Pol Saud Usman Nasution
Digantikan oleh Irjen Pol Suhardi Alius
Kepala Kepolisian Daerah Jambi
Masa jabatan
2011 – 2012
Didahului oleh Brigjen Pol Bambang Suparsono
Digantikan oleh Brigjen Pol Ade Husen Kartadipura
Kepala BNN RI
Petahana
Mulai menjabat
11 Desember 2012
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Gregorius Mere
Informasi pribadi
Lahir 18 Mei 1958 (umur 56)
Bendera Indonesia Mojokerto, Jawa Timur
Alma mater Akpol 1983
Agama Islam
Komjen Pol Dr. Anang Iskandar, SH.MH (lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 18 Mei 1958; umur 56 tahun) adalah tokoh kepolisian Indonesia dan perwira tinggi aktif. Saat ini Anang Iskandar adalah Kepala BNN.
Hanya dua bulan menjabat orang nomor satu di Akpol, Anang kembali dimutasi, dan kini dipromosikan sebagai kepala pelaksana harian (Kalakhar) Badan Narkotika Nasional menggantikan Komjen Gories Mere[1].
*Gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti

Riwayat Jabatan

  1. Wakapolsek Denpasar Kota
  2. Kapolsek Denpasar Selatan
  3. Kapolsek Kuta Bali
  4. Dan KP3 BIA Ngurah Rai Bali
  5. Kasat Serse Tangerang Polda Metro Jaya
  6. Kapolsek Pancoran Jakarta Selatan
  7. Kanit VC Sat Serse Umum Dit Serse Polda Metro Jaya
  8. Paban Muda Binkar Spers ABRI
  9. Sesdit Bimas Polda Bengkulu
  10. Paban Madya Binkar Spers ABRI
  11. Kapolres Blitar Polda Jawa Timur
  12. Kapolres Kediri Polda Jawa Timur
  13. Ka SPN Mojokerto Polda Jawa Timur
  14. Ka SPN Lido Polda Metro Jaya
  15. Kapolres Metropolitan Jakrta Timur
  16. Kapolwiltabes Surabaya Polda Jawa Timur
  17. Kapus Cegah Lakhar BNN
  18. Dir Advokasi Deputi Cegah BNN
  19. Kapolda Jambi (2011)
  20. Kadiv Humas Polri (2012)
  21. Gubernur Akpol (2012)
  22. Kepala BNN (2012)
=============

Anang Iskandar lahir di Mojokerto, Jawa Timur pada tanggal 18 Mei 1958. Lahir dari pasangan Suyitno dan Raumah, hidup Anang Iskandar tergolong tradisional dan sederhana. Iskandar kecil mendapat pengetahuan memotong rambut dari ayahnya yang berprofesi sebagai tukang cukur di sekitar jalan Residen Pamudji, Mojokerto. Pengalaman masa kecil ini membuat mencukur rambut menjadi sebuah hobi yang masih sering dilakukan Iskandar ketika nanti digembleng dalam pendidikan militer AKABRI. Pada saat masuk ke SMA, Anang Iskandar juga sempat mencoba mendalami fotografi. Di samping itu, Iskandar juga pernah dikenal sangat menyukai seni lukis semasa mudanya.
Dikarenakan keadaan ekonomi yang kurang memadai, Iskandar tidak dapat melanjutkan cita-citanya untuk masuk ke fakultas peternakan. Selain mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, pria yang sangat menghormati orang tuanya ini juga mengikuti seleksi AKABRI. Pernyataan lulus seleksi AKABRI yang diterima Anang Iskandar bukan hanya menjadi sebuah kebanggaan besar buat diri dan keluarganya, melainkan juga menjadi penentu nasib dan karir cemerlangnya di bidang kepolisian.
Gemblengan pendidikan militer yang diterima Iskandar membantunya mengambil keputusan untuk menjadi perwira polisi. Pada saat menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian, atau AKPOL, Iskandar dikenal rekan sejawat dan para seniornya sebagai pribadi yang trampil, disukai dan suka menolong. Tidak jarang Anang dimintai bantuan untuk mencukur rambut rekan-rekannya bahkan para seniornya. Ketika menjadi senior di AKPOL, Anang sempat memperoleh kesempatan untuk membina para taruna baru di Akademi Kepolisian.

Dilantik menjadi Perwira Muda pada tanggal 15 Maret 1982, Anang Iskandar ditempatkan sebagai Kepala Polisi untuk wilayah Polda Bali (pada saat itu bernama Polda Nusa Tenggara Gabungan). Karir Iskandar terus bergerak naik ketika dipercaya sebagai KAPOLSEK wilayah Denpasar Selatan, dan kemudian KAPOLSEK untuk daerah Kuta. Ketegasannya dalam menjabat dan mengambil keputusan sangat dikenal oleh rekan-rekannya sesama polisi dan bisa jadi sikap tersebut yang ikut membukakan pintu karir pria yang dikenal murah senyum ini ke jenjang yang lebih tinggi ketika dilantik sebagai salah satu pejabat kepolisian wilayah ibu kota, Kasat Serse Polres Tangerang.

Semenjak itu, berbagai posisi tertinggi dalam badan kepolisian negara Republik Indonesia banyak dipercayakan kepada Anang Iskandar. Pria peraih berbagai bintang jasa dan penghargaan kemasyarakatan dan kenegaraan ini pernah memegang tongkat komando tertinggi kepolisian di Kabupaten Blitar dan Kediri, Jawa timur.
Iskandar juga pernah bertindak selaku Kepala SPN (Sekolah Polisi Negeri) di Mojokerto dan di SPN Lido Polda Metro Jaya. Di samping itu, Anang Iskandar juga pernah dipercaya sebagai Kapolres Metro Jakarta Timur dan seterusnya pada 11 Januari 2006 dilantik sebagai Kapolwiltabes Surabaya. 4 tahun berkantor di Surabaya, pada 28 Oktober 2011, Anang Iskandar dipercaya menjabat sebagai Kapolda Jambi. Mulai 2 Juli 2012, Anang Iskandar masih menjabat sebagai Kadiv Humas Polri.

Riset dan Analisis: Mamor Adi Pradhana
PENDIDIKAN
  • Lulus SD Negri 6 Balonggari Mojokerto
  • Lulus SMP Negri 2 Mojokerto
  • Lulus SMA TNH Mojokerto
  • Lulus S1 FH Pancasila, Jakarta
  • Lulus S2 Pasca Sarjana Universitas 17 Agustus Surabaya.
  • Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti
Pendidikan polisi :
  • Lulus AKABRI Kepolisian Tahun 1982
  • Lulus PTIK Tahun 1987
  • Lulus Sespim Tahun 1997
  • Lulus Sespati Tahun 2005
  • Susjab Kapolres Tahun 1999
  • Dikjurpa Serse Tahun 1983
  • Lat Penyidikan Narkotika Tahun 1989
  • Lat Penyidik Tahun 1999
  • Pelatihan menembak Senjata Genggam, lulus tahun 1997.
PENGHARGAAN
  • Penghargaan dari Gubernur AKABRI UDARAT sebagai Peserta terbaik 3 Chandradimuka th. 1978.
  • Man of the Year Th. 2007 dari Yayasan Penghargaan Indonesia.
  • Penghargaan sebagai Insan penggerak Pembangunan Indonesia Berprestasi Tahun 2007 dan 2008
  • Borgol Award JTV th. 2007 dan 2008
  • Penghargaan sebagai Citra Insan Informasi Indonesia,
  • Peraih Mesin Jahit Emas, 100 Tahun Singer.
  • Penghargaan dari Gubernur BI, Atas Prestasi mengungkap peredaran Uang Palsu
  • Penghargaan dari Gubernur PTIK, Atas Pengabdian dalam pelaksanaan Outbond Mahasiswa PTIK.
  • Penghargaan dari Negara
  • Satya Lencana, kesetian 8 Tahun
  • Satya Lencana, kesetian 16 Tahun
  • Satya Lencana, kesetian 24 Tahun
  • Satya Lencana, Dwijasista.
  • Satya Lencana, Yanautama
  • Bintang Bhayangkara Nararya.
 (Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas/Meredeka.com)

Mimpi Lukman Tentang Madrasah

Written By suara metro online on Minggu, 31 Agustus 2014 | 17.54

Lukman ingin melanjutkan pengembangan sains di kalangan siswa madrasah serta mengangkat harkat dan martabat madrasah di ranah internasional.
SMO.COM  - Menteri Agama, Lukman Hakim Saefuddin, meminta Dirjen Pendidikan Islam untuk serius mengkaji kemungkinan menyelenggarakan kompetisi sains madrasah tingkat internasional. Lukman ingin melanjutkan pengembangan sains di kalangan siswa madrasah serta mengangkat harkat dan martabat madrasah di ranah internasional.

"Setidaknya kompetisi sains madrasah di kalangan negara-negara Islam," kata Lukman sebagaimana dikutip Dream dari laman resmi Kementerian Agama, Minggu 31 Agustus 2014.
Lukman menilai, gagasan menyelenggarakan kompetisi sains tingkat internasional sangat perlu direalisasikan. Apalagi dia menilai penyelenggaraan Kompetisi Sains Madarasah III di Makassar yang berakhir Kamis kemarin berlangsung sukses.

Dengan kompetisi seperti itu, Lukman berharap madrasah mampu berperan sebagai benteng penyebaran paham radikal yang menjual nama Islam. "Karenanya, kita perlu merekayasa dan mengembangkan budaya madrasah sebagai 'laboratorium hidup'," ujarnya.
Lukman menambahkan, madrasah harus dijadikan pencetak lulusan yang profesional, berintegritas, dan mempunyai wawasan kebangsaan, ke-Indonesiaan, dan ke-Islaman yang moderat, terbuka. dan damai.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap para siswa madarasah terus belajar, tak hanya agama, namun juga pengetahuan umum lainnya, terutama sains.
"Siapa tahu salah satu dari anak-anak itu akan menjadi pemenang Nobel dalam bidang sains di masa yang akan datang," tutur Lukman. (dream.co.id)

Begini Rasanya Bila Terjadi Kiamat Ekonomi


SMO.COM - Greta Taubert, melakukan percobaan aneh. Dia ingin merasakan bagaimana hidup saat perekonomian dunia runtuh. Sehingga hidup tanpa uang dalam setahun.
Dream - Warga Jerman, Greta Taubert, melakukan percobaan aneh. Dia ingin merasakan bagaimana hidup saat perekonomian dunia runtuh. Oleh sebab itulah, perempuan berusia 30 tahun ini hidup tanpa uang dalam setahun.

Dikutip Dream dari laman Gulf News, Rabu 13 Agustus 2014, selama percobaan tersebut Taubert membuat sendiri hampir semua barang untuk keperluan sehari-hari. Mulai dari sampo, pasta gigi, hingga sabun. Semua dijamin 100 persen dari bahan organik.

"Tapi saya mulai terlihat seperti Neanderthal," ujar Taubert sambil menunjukkan rambut pirangnya. Itu pertanda bahwa sampo buatannya menyebabkan rambutnya menjadi agak kumal.
Untuk pakaian, perempuan yang bekerja sebagai wartawati lepas ini melakukan barter dengan tetangga kanan kiri. Tentunya bukan pakaian baru, melainkan hanya baju bekas saja yang dia dapat. Sementara untuk memenuhi kebutuhan pangan, Taubert menanam kubis dan kentang di taman milik warga.

Hidup tanpa uang bukan berarti Taubert tidak bisa berlibur. Dia bahkan sempat berjalan-jalan hingga ke Barcelona, yang jaraknya sekitar 1.700 kilometer dari tempat tinggalnya di Leipzig, daerah yang dulu masuk Jerman Timur. Dia menumpang kendaraan orang, meski harus berjongkok di atas kendaraan, di sepanjang perjalanan. Sehingga gratis.

Setelah eksperimen ektrem itu, Taubert menulis sebuah buku berjudul "Apokalypse Jetzt! Atau Sekarang Kiamat. Buku itu diterbitkan Februari silam. Dalam buku tersebut, dia menceritakan hidupnya yang jauh dari produk-produk bermerek, benda-benda dari supermarket, dan juga limbah-limbah sisa konsumsi masyarakat yang dibeli dari jaringan bisnis raksasa.

Petualangan aneh ini bermula pada suatu hari saat dia berada di rumah sang nenek. Kala itu Minggu sore, Taubert melihat banyak makanan di meja. Semua menu yang tersaji itu produksi pabrik. "Saat saya meminta susu, nenek saya membuatkan susu bubuk rasa cokelat, pisang, vanila, atau stroberi," kata dia.

Saat itulah dia merenung. Dia menilai sistim ekonomi dunia saat ini didasarkan pada pertumbuhan yang tidak terbatas. Sementara, daya dukung alam ini sangat terbatas. Manusia, kata dia, selalu merasa kurang. Sehingga konsumsi berlebih-lebihan.

Dia mencatat, pada 2012 saja, Jerman menghasilkan tujuh ton sisa makanan. Itu berarti, setiap orang rata-rata membuang 81,8 kilogram sisa makanan. Semua berakhir di tempat sampah.
Argumen yang dibangun oleh Taubert dalam buku itu adalah, seberapa banyak kebutuhan yang dianggap manusia untuk merasa cukup. Dalam percobaan ini, Taubert bertemu dengan banyak orang. Di situ pula dia menerima banyak pelajaran.

"Sekarang saya mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari apa yang saya pelajari tahun ini. Tapi saya tidak lagi hidup secara radikal," ujar Taubert. (dream.coid)

Dian Sastro Menjunjung Tinggi, Wanita Harus di Bawah Pria


SMO.COM  - Dikabarkan dipilih menjadi salah satu kandidat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta oleh Ahok, Dian Sastrowardoyo hanya tertawa. Wanita cantik ini dengan jelas menolak penawaran tersebut.
Dream - Nama Dian Sastrowardoyo tiba-tiba beredar sebagai salah satu kandidat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta . Hebatnya lagi, nama itu muncul dari Sang Gubernur pengganti, Basuki Tjahaya alaias Ahok. Menanggapi seliweran kabar itu, Dian hanya tertawa. Wanita cantik yang baru saja menyelesaikan kuliah S2nya ini dengan jelas menolak penawaran tersebut.

"Aku hanya baca di media, dan ya cuma bisa tertawa. Mungkin saat itu Ahok sedang pusing dengan pekerjaannya jadi bercanda," ujar Dian aat ditemui usai acara Molto Black and Gold: The Royal Secret, ditulis Sabtu (30/8/2014).

Dian juga mengaku belum pernah mendapat tawaran langsung dari mulut Gubernur Jakarta itu. "Enggak ada kabar apa-apa ke saya. Kalaupun Ahok sendiri yang telpon, ya saya bilang. Maaf pak masih banyak yang lebih kompeten daripada saya," kata brand Ambassador Molto Ultra Aroma Essence ini.

Pemeran Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta ini mengaku lebih tertarik menjadi pengusaha dan ibu rumah tangga dibandingkan harus terjun ke dunia politik. "Aku lebih ingin fokus di bidang wirausaha, memikirkan karir dan yang paling utama ya keluarga. Menikmati menjadi ibu rumah tangga saja. Jujur saya tidak memiliki kompetensi soal politik," ungkap Dian.
(dream)

Beli Orangetv Online HP. 087777111925

Kami salah satu daeler parabola ORANGETV menawarakan parabola berbayar
yg tidak terikat bulanan.prangkat jadi hak milik selamanya.dengan isi voUcer
yg murah dan mudah cepat dimana saja.vocer bs di isi alfamart kantor pos atm dll.orangetv merupakan parabola sporty Liga sepakbola no 1 di indonesia.


Paket dari mulai 45rb sampai 349rb..untuk sporty
hanya 149rb perbulan.decoder orangetv bisa dipakai parabola apa saja.6 feed/bekas astro dll..

Harga: Rp. 1.300.000,-
Perangkat Lengkap, Pemasangan, All chanel 1 bulan. garansi decoder 1 tahun.

kami juga menerima keluhan/perbaikan dan bongkar pasang.

harga prangkat, pasang, all chanel 1 bln, garansi decoder 1 tahun

Kusus untuk paket all chenel 1thn jauh lebih murah

harga prangkat RP2.6jt
free instalasi

Perangkat terdiri dari:

1 set disk parabola
kabel 20m
Lnb ku band
1 set decodeder

untuk info lebih lanjut.

Tlp/sms..087777111925 - 082124978319

MELAYANI: JABODETABEK.

Anang Iskandar Beri Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba di HUT Sinar Pagi Baru

Written By suara metro online on Sabtu, 30 Agustus 2014 | 18.17

SMO.COM - Hari Jadi Sinar Pagi Baru ke 13 tahun ini tak berbeda dengan tahun sebelumnya, Tahun ini juga dilakukan ii dengan diskusi berupa seminar seperti tahun-tahun sebelumnya. Nah, tahun ini Ulang Tahun Sinar Baru puncaknya dilakukan di Diklat Rehabilitasi Narkoba BNN, Lido, Caringin Bogor, Jawa Barat.

Menghadirkan Ketua BNN Anang Iskandar dan pihak dari kepolisian serta Dinas Sosial. Pembukaan dan Penyuluh pertama langsung di buka Ketua BNN Anang Iskandar. Dalam ceramah pencegahan dan bahaya narkotika tersebut Anang menyampaikan kepekaan wartawan dalam menyikapi bahaya narkoba dan penyampaian kepada masyarakat. 

Selama ini obyek perempuan lebih menjadi utama para pelaku narkoba. Wartawan harus sering mengingatkan lewat tulisan-tulisannya. Hal yang patut menjadi perhatian adalah modus operandi penggunaan perempuan dalam jaringan Narkoba internasional.

Perempuan mulai direkrut sebagai pembawa Narkoba karena adanya stereotipe di masyarakat bahwa terkait dengan seksualitasnya, perempuan cenderung tidak dicurigai ketika membawa barang-barang illegal, tambah Soleh. Selain pencegahan yang dijelaskan bagi para psk, Suhartini Saragih, Kasi Fasilitasi Rehabilitasi Dit. Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat juga menambahkan, bahwa korban pecandu narkoba dari jenis kelamin wanita lebih sulit pendekatannya dalam merehabilitasi, dengan berbagai kondisi psikologis yang berbeda-beda dan dilakukan pendekatan dari hati ke hati. 

Dengan demikian, sangat penting adanya kampanye pencegahan penyalahgunaan Narkoba pada para perempuan, terutama perempuan muda agar tidak mudah terjebak dalam jaringan Narkoba.
Sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba diharapkan dapat memberi kesadaran perempuan untuk tidak mudah begitu saja percaya kepada orang yang baru dikenalnya atau terbujuk dengan asmara dan materi. (hais)

Florence Ratu SPBU dari Kicauan di Twitter Ke Penjara,

SMO.COM - Florence Sihombing, mahasiswi S2 yang sedang berkuliah di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, menjadi trending topic dunia di jejaring sosial Twitter peringkat kedua. Florence menghebohkan dunia jejaring sosial setelah aksinya menyerobot antrean saat ingin mengisi BBM di SPBU Lempuyangan, Yogyakarta, Rabu, 27 Agustus 2014.

Florence yang ingin mengisi BBM jenis Pertamax 95 menyerobot antrean panjang pengendara mobil. Florence berdalih dirinya tak harus antre di jalur sepeda motor karena tak ingin membeli BBM bersubsidi seperti pengendara lainnya.

Dalam akun jejaring sosial Path miliknya, Florence menulis kekesalannya atas klaim diskriminasi yang dilakukan petugas SPBU. Ia yang tetap tak diperbolehkan mendesak antrean ini akhirnya pergi tanpa mengisi BBM di sana.

Banyak pengguna Internet yang memaki-maki sikap Florence ini. Akibatnya, Florence pun menjadi pembicaraan terbanyak di Twitter hari ini, Kamis, 28 Agustus 2014. Selain itu, tagar bertuliskan #UsirFlorenceDariJogja juga menjadi trending topic keempat di Indonesia saat ini. (Baca: Prabowo Tolak Pilpres Jadi Trending Topic Dunia)

Terkait dengan sikap Florence ini, pada pukul 16.00 WIB tadi, ada demo spontanitas orang Yogyakarta di Bundaran UGM yang menuntut pengusiran dia dari kampus tersebut. Hal ini diungkapkan oleh akun Twitter @11111AN.

Hingga kini, nama Florence pun banyak dicari di Twitter. @florenceje_, @florencje_, florence, florencje_, dan florence jogja adalah beberapa kata kunci yang paling banyak ditulis oleh akun pengguna Twitter di Indonesia.

Hingga saat ini, Florence belum memberikan pernyataan lanjutan terkait dengan sikapnya tersebut dan tulisan berupa cercaan terhadap Yogyakarta di akun Twitter dan Path miliknya.
(tempo)

Ratna Rahayu, Sosok Wanita Berhijab

SMO.COM - Sosok wanita berhijab bernama Ratnarahayu Pitriyati mencuri perhatian banyak orang. Dia adalah seorang pelayan publik di lingkup Pemkot Bandung. Jabatannya cukup prestisius. Lulusan STPDN tahun 2005 ini menjadi Lurah Sadangserang, Kecamatan Coblong. Ratna mengemban jabatan Lurah Sadangserang sejak Agustus 2013 lalu.

Punya wajah menawan membuat Ratna bak selebritis ketika ke lapangan bertemu warga. Dia kerap kali menjadi obyek selfie banyak orang. Ratna tak mau terlihat berlebihan tampil dengan wajah cantiknya itu. Meski memakai baju dinas dan sedang bekerja, ia tetap tampil sederhana dan sopan, apalagi mengingat dia adalah seorang wanita yang memilih berhijab. (Ism, Sumber: Kapanlagi.com)

Apa Itu Bid’ah/Bidaah? Pemahaman Bid'ah dalam Islam

Written By suara metro online on Jumat, 29 Agustus 2014 | 17.05

I. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbolehkan berbuat bid’ah hasanah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbolehkan kita melakukan Bid’ah hasanah selama hal itu baik dan tidak menentang syariah, sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat-buat hal baru yg buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yg mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun dari dosanya” (Shahih Muslim hadits no.1017, demikian pula diriwayatkan pada Shahih Ibn Khuzaimah, Sunan Baihaqi Alkubra, Sunan Addarimiy, Shahih Ibn Hibban dan banyak lagi). Hadits ini menjelaskan makna Bid’ah hasanah dan Bid’ah dhalalah.

Perhatikan hadits beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, bukankah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan?, maksudnya bila kalian mempunyai suatu pendapat atau gagasan baru yg membuat kebaikan atas islam maka perbuatlah.., alangkah indahnya bimbingan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yg tidak mencekik ummat, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tahu bahwa ummatnya bukan hidup untuk 10 atau 100 tahun, tapi ribuan tahun akan berlanjut dan akan muncul kemajuan zaman, modernisasi, kematian ulama, merajalela kemaksiatan, maka tentunya pastilah diperlukan hal-hal yg baru demi menjaga muslimin lebih terjaga dalam kemuliaan, demikianlah bentuk kesempurnaan agama ini, yg tetap akan bisa dipakai hingga akhir zaman, inilah makna ayat : “ALYAUMA AKMALTU LAKUM DIINUKUM..dst, “hari ini Kusempurnakan untuk kalian agama kalian, kusempurnakan pula kenikmatan bagi kalian, dan kuridhoi islam sebagai agama kalian”, maksudnya semua ajaran telah sempurna, tak perlu lagi ada pendapat lain demi memperbaiki agama ini, semua hal yg baru selama itu baik sudah masuk dalam kategori syariah dan sudah direstui oleh Allah dan rasul Nya, alangkah sempurnanya islam.

Namun tentunya bukan membuat agama baru atau syariat baru yg bertentangan dengan syariah dan sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau menghalalkan apa-apa yg sudah diharamkan oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam atau sebaliknya, inilah makna hadits beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Barangsiapa yg membuat buat hal baru yg berupa keburukan…dst”, inilah yg disebut Bid’ah Dhalalah. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memahami itu semua, bahwa kelak zaman akan berkembang, maka beliau saw memperbolehkannya (hal yg baru berupa kebaikan), menganjurkannya dan menyemangati kita untuk memperbuatnya, agar ummat tidak tercekik dengan hal yg ada dizaman kehidupan beliau saw saja, dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah pula mengingatkan agar jangan membuat buat hal yg buruk (Bid’ah dhalalah).

Mengenai pendapat yg mengatakan bahwa hadits ini adalah khusus untuk sedekah saja, maka tentu ini adalah pendapat mereka yg dangkal dalam pemahaman syariah, karena hadits diatas jelas-jelas tak menyebutkan pembatasan hanya untuk sedekah saja, terbukti dengan perbuatan bid’ah hasanah oleh para Sahabat dan Tabi’in.

II. Siapakah yg pertama memulai Bid’ah hasanah setelah wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?
Ketika terjadi pembunuhan besar-besaran atas para sahabat (Ahlul yamaamah) yg mereka itu para Huffadh (yg hafal) Alqur’an dan Ahli Alqur’an di zaman Khalifah Abubakar Asshiddiq ra, berkata Abubakar Ashiddiq ra kepada Zeyd bin Tsabit ra : “Sungguh Umar (ra) telah datang kepadaku dan melaporkan pembunuhan atas ahlulyamaamah dan ditakutkan pembunuhan akan terus terjadi pada para Ahlulqur’an, lalu ia menyarankan agar Aku (Abubakar Asshiddiq ra) mengumpulkan dan menulis Alqur’an, aku berkata : Bagaimana aku berbuat suatu hal yg tidak diperbuat oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam..??, maka Umar berkata padaku bahwa Demi Allah ini adalah demi kebaikan dan merupakan kebaikan, dan ia terus meyakinkanku sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan Umar, dan engkau (zeyd) adalah pemuda, cerdas, dan kami tak menuduhmu (kau tak pernah berbuat jahat), kau telah mencatat wahyu, dan sekarang ikutilah dan kumpulkanlah Alqur’an dan tulislah Alqur’an..!” berkata Zeyd : “Demi Allah sungguh bagiku diperintah memindahkan sebuah gunung daripada gunung-gunung tidak seberat perintahmu padaku untuk mengumpulkan Alqur’an, bagaimana kalian berdua berbuat sesuatu yg tak diperbuat oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam??”, maka Abubakar ra mengatakannya bahwa hal itu adalah kebaikan, hingga iapun meyakinkanku sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan mereka berdua dan aku mulai mengumpulkan Alqur’an”. (Shahih Bukhari hadits no.4402 dan 6768).

Nah saudaraku, bila kita perhatikan konteks diatas Abubakar shiddiq ra mengakui dengan ucapannya : “sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan Umar”, hatinya jernih menerima hal yg baru (bid’ah hasanah) yaitu mengumpulkan Alqur’an, karena sebelumnya alqur’an belum dikumpulkan menjadi satu buku, tapi terpisah-pisah di hafalan sahabat, ada yg tertulis di kulit onta, di tembok, dihafal dll, ini adalah Bid’ah hasanah, justru mereka berdualah yg memulainya.

Kita perhatikan hadits yg dijadikan dalil menafikan (menghilangkan) Bid’ah hasanah mengenai semua bid’ah adalah kesesatan, diriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas melakukan shalat subuh beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadap kami dan menyampaikan ceramah yg membuat hati berguncang, dan membuat airmata mengalir.., maka kami berkata : “Wahai Rasulullah.. seakan-akan ini adalah wasiat untuk perpisahan…, maka beri wasiatlah kami..” maka rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kuwasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengarkan dan taatlah walaupun kalian dipimpin oleh seorang Budak afrika, sungguh diantara kalian yg berumur panjang akan melihat sangat banyak ikhtilaf perbedaan pendapat, maka berpegang teguhlah pada sunnahku dan sunnah khulafa’urrasyidin yg mereka itu pembawa petunjuk, gigitlah kuat kuat dengan geraham kalian (suatu kiasan untuk kesungguhan), dan hati-hatilah dengan hal-hal yg baru, sungguh semua yg Bid’ah itu adalah kesesatan”. (Mustadrak Alasshahihain hadits no.329).

Jelaslah bahwa Rasul saw menjelaskan pada kita untuk mengikuti sunnah beliau dan sunnah khulafa’urrasyidin, dan sunnah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperbolehkan hal yg baru selama itu baik dan tak melanggar syariah, dan sunnah khulafa’urrasyidin adalah anda lihat sendiri bagaimana Abubakar shiddiq ra dan Umar bin Khattab ra menyetujui bahkan menganjurkan, bahkan memerintahkan hal yg baru, yg tidak dilakukan oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu pembukuan Alqur’an, lalu pula selesai penulisannya dimasa Khalifah Utsman bin Affan ra, dengan persetujuan dan kehadiran Ali bin Abi Thalib kw.
Nah.. sempurnalah sudah keempat makhluk termulia di ummat ini, khulafa’urrasyidin melakukan bid’ah hasanah, Abubakar shiddiq ra dimasa kekhalifahannya memerintahkan pengumpulan Alqur’an, lalu kemudian Umar bin Khattab ra pula dimasa kekhalifahannya memerintahkan tarawih berjamaah dan seraya berkata : “Inilah sebaik-baik Bid’ah!”(Shahih Bukhari hadits no.1906) lalu pula selesai penulisan Alqur’an dimasa Khalifah Utsman bin Affan ra hingga Alqur’an kini dikenal dengan nama Mushaf Utsmaniy, dan Ali bin Abi Thalib kw menghadiri dan menyetujui hal itu. Demikian pula hal yg dibuat-buat tanpa perintah Rasul saw adalah dua kali adzan di Shalat Jumat, tidak pernah dilakukan dimasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak dimasa Khalifah Abubakar shiddiq ra, tidak pula dimasa Umar bin khattab ra dan baru dilakukan dimasa Utsman bn Affan ra, dan diteruskan hingga kini (Shahih Bulkhari hadits no.873).
Siapakah yg salah dan tertuduh?, siapakah yg lebih mengerti larangan Bid’ah?, adakah pendapat mengatakan bahwa keempat Khulafa’urrasyidin ini tak faham makna Bid’ah?

III. Bid’ah Dhalalah
Jelaslah sudah bahwa mereka yg menolak bid’ah hasanah inilah yg termasuk pada golongan Bid’ah dhalalah, dan Bid’ah dhalalah ini banyak jenisnya, seperti penafikan sunnah, penolakan ucapan sahabat, penolakan pendapat Khulafa’urrasyidin, nah…diantaranya adalah penolakan atas hal baru selama itu baik dan tak melanggar syariah, karena hal ini sudah diperbolehkan oleh Rasul saw dan dilakukan oleh Khulafa’urrasyidin, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah jelas-jelas memberitahukan bahwa akan muncul banyak ikhtilaf, berpeganglah pada Sunnahku dan Sunnah Khulafa’urrasyidin, bagaimana Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?, beliau saw membolehkan Bid’ah hasanah, bagaimana sunnah Khulafa’urrasyidin?, mereka melakukan Bid’ah hasanah, maka penolakan atas hal inilah yg merupakan Bid’ah dhalalah, hal yg telah diperingatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Bila kita menafikan (meniadakan) adanya Bid’ah hasanah, maka kita telah menafikan dan membid’ahkan Kitab Al-Quran dan Kitab Hadits yang menjadi panduan ajaran pokok Agama Islam karena kedua kitab tersebut (Al-Quran dan Hadits) tidak ada perintah Rasulullah saw untuk membukukannya dalam satu kitab masing-masing, melainkan hal itu merupakan ijma/kesepakatan pendapat para Sahabat Radhiyallahu’anhum dan hal ini dilakukan setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat.
Buku hadits seperti Shahih Bukhari, shahih Muslim dll inipun tak pernah ada perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk membukukannya, tak pula Khulafa’urrasyidin memerintahkan menulisnya, namun para tabi’in mulai menulis hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Begitu pula Ilmu Musthalahulhadits, Nahwu, sharaf, dan lain-lain sehingga kita dapat memahami kedudukan derajat hadits, ini semua adalah perbuatan Bid’ah namun Bid’ah Hasanah. Demikian pula ucapan “Radhiyallahu’anhu” atas sahabat, tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak pula oleh sahabat, walaupun itu di sebut dalam Al-Quran bahwa mereka para sahabat itu diridhoi Allah, namun tak ada dalam Ayat atau hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengucapkan ucapan itu untuk sahabatnya, namun karena kecintaan para Tabi’in pada Sahabat, maka mereka menambahinya dengan ucapan tersebut. Dan ini merupakan Bid’ah Hasanah dengan dalil Hadits di atas, Lalu muncul pula kini Al-Quran yang di kasetkan, di CD kan, Program Al-Quran di handphone, Al-Quran yang diterjemahkan, ini semua adalah Bid’ah hasanah. Bid’ah yang baik yang berfaedah dan untuk tujuan kemaslahatan muslimin, karena dengan adanya Bid’ah hasanah di atas maka semakin mudah bagi kita untuk mempelajari Al-Quran, untuk selalu membaca Al-Quran, bahkan untuk menghafal Al-Quran dan tidak ada yang memungkirinya.
Sekarang kalau kita menarik mundur kebelakang sejarah Islam, bila Al-Quran tidak dibukukan oleh para Sahabat ra, apa sekiranya yang terjadi pada perkembangan sejarah Islam ? Al-Quran masih bertebaran di tembok-tembok, di kulit onta, hafalan para Sahabat ra yang hanya sebagian dituliskan, maka akan muncul beribu-ribu Versi Al-Quran di zaman sekarang, karena semua orang akan mengumpulkan dan membukukannya, yang masing-masing dengan riwayatnya sendiri, maka hancurlah Al-Quran dan hancurlah Islam. Namun dengan adanya Bid’ah Hasanah, sekarang kita masih mengenal Al-Quran secara utuh dan dengan adanya Bid’ah Hasanah ini pula kita masih mengenal Hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka jadilah Islam ini kokoh dan Abadi, jelaslah sudah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yg telah membolehkannya, beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengetahui dengan jelas bahwa hal hal baru yg berupa kebaikan (Bid’ah hasanah), mesti dimunculkan kelak, dan beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang hal-hal baru yg berupa keburukan (Bid’ah dhalalah).
Saudara-saudaraku, jernihkan hatimu menerima ini semua, ingatlah ucapan Amirulmukminin pertama ini, ketahuilah ucapan ucapannya adalah Mutiara Alqur’an, sosok agung Abubakar Ashiddiq ra berkata mengenai Bid’ah hasanah : “sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan Umar”.
Lalu berkata pula Zeyd bin haritsah ra :”..bagaimana kalian berdua (Abubakar dan Umar) berbuat sesuatu yg tak diperbuat oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam??, maka Abubakar ra mengatakannya bahwa hal itu adalah kebaikan, hingga iapun(Abubakar ra) meyakinkanku (Zeyd) sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan mereka berdua”.
Maka kuhimbau saudara-saudaraku muslimin yg kumuliakan, hati yg jernih menerima hal-hal baru yg baik adalah hati yg sehati dengan Abubakar shiddiq ra, hati Umar bin Khattab ra, hati Zeyd bin haritsah ra, hati para sahabat, yaitu hati yg dijernihkan Allah swt, Dan curigalah pada dirimu bila kau temukan dirimu mengingkari hal ini, maka barangkali hatimu belum dijernihkan Allah, karena tak mau sependapat dengan mereka, belum setuju dengan pendapat mereka, masih menolak bid’ah hasanah, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah mengingatkanmu bahwa akan terjadi banyak ikhtilaf, dan peganglah perbuatanku dan perbuatan khulafa’urrasyidin, gigit dengan geraham yg maksudnya berpeganglah erat-erat pada tuntunanku dan tuntunan mereka.
Allah menjernihkan sanubariku dan sanubari kalian hingga sehati dan sependapat dengan Abubakar Asshiddiq ra, Umar bin Khattab ra, Utsman bin Affan ra, Ali bin Abi Thalib kw dan seluruh sahabat.. amiin.

IV. Pendapat para Imam dan Muhadditsin mengenai Bid’ah
1. Al Hafidh Al Muhaddits Al Imam Muhammad bin Idris Assyafii rahimahullah (Imam Syafii)
Berkata Imam Syafii bahwa bid’ah terbagi dua, yaitu bid’ah mahmudah (terpuji) dan bid’ah madzmumah (tercela), maka yg sejalan dengan sunnah maka ia terpuji, dan yg tidak selaras dengan sunnah adalah tercela, beliau berdalil dengan ucapan Umar bin Khattab ra mengenai shalat tarawih : “inilah sebaik baik bid’ah”. (Tafsir Imam Qurtubiy juz 2 hal 86-87)

2. Al Imam Al Hafidh Muhammad bin Ahmad Al Qurtubiy rahimahullah
“Menanggapi ucapan ini (ucapan Imam Syafii), maka kukatakan (Imam Qurtubi berkata) bahwa makna hadits Nabi saw yg berbunyi : “seburuk-buruk permasalahan adalah hal yg baru, dan semua Bid’ah adalah dhalalah” (wa syarrul umuuri muhdatsaatuha wa kullu bid’atin dhalaalah), yg dimaksud adalah hal-hal yg tidak sejalan dengan Alqur’an dan Sunnah Rasul saw, atau perbuatan Sahabat radhiyallahu ‘anhum, sungguh telah diperjelas mengenai hal ini oleh hadits lainnya : “Barangsiapa membuat buat hal baru yg baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yg mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat buat hal baru yg buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yg mengikutinya” (Shahih Muslim hadits no.1017) dan hadits ini merupakan inti penjelasan mengenai bid’ah yg baik dan bid’ah yg sesat”. (Tafsir Imam Qurtubiy juz 2 hal 87)

3. Al Muhaddits Al Hafidh Al Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf Annawawiy rahimahullah (Imam Nawawi)
“Penjelasan mengenai hadits : “Barangsiapa membuat-buat hal baru yg baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yg mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat buat hal baru yg dosanya”, hadits ini merupakan anjuran untuk membuat kebiasaan kebiasaan yg baik, dan ancaman untuk membuat kebiasaan yg buruk, dan pada hadits ini terdapat pengecualian dari sabda beliau saw : “semua yg baru adalah Bid’ah, dan semua yg Bid’ah adalah sesat”, sungguh yg dimaksudkan adalah hal baru yg buruk dan Bid’ah yg tercela”. (Syarh Annawawi ‘ala Shahih Muslim juz 7 hal 104-105)
Dan berkata pula Imam Nawawi bahwa Ulama membagi bid’ah menjadi 5, yaitu Bid’ah yg wajib, Bid’ah yg mandub, bid’ah yg mubah, bid’ah yg makruh dan bid’ah yg haram. Bid’ah yg wajib contohnya adalah mencantumkan dalil-dalil pada ucapan ucapan yg menentang kemungkaran, contoh bid’ah yg mandub (mendapat pahala bila dilakukan dan tak mendapat dosa bila ditinggalkan) adalah membuat buku buku ilmu syariah, membangun majelis taklim dan pesantren, dan Bid;ah yg Mubah adalah bermacam-macam dari jenis makanan, dan Bid’ah makruh dan haram sudah jelas diketahui, demikianlah makna pengecualian dan kekhususan dari makna yg umum, sebagaimana ucapan Umar ra atas jamaah tarawih bahwa inilah sebaik2 bid’ah”. (Syarh Imam Nawawi ala shahih Muslim Juz 6 hal 154-155)

4. Al Hafidh AL Muhaddits Al Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthiy rahimahullah
Mengenai hadits “Bid’ah Dhalalah” ini bermakna “Aammun makhsush”, (sesuatu yg umum yg ada pengecualiannya), seperti firman Allah : “… yg Menghancurkan segala sesuatu” (QS Al Ahqaf 25) dan kenyataannya tidak segalanya hancur, (*atau pula ayat : “Sungguh telah kupastikan ketentuanku untuk memenuhi jahannam dengan jin dan manusia keseluruhannya” QS Assajdah-13), dan pada kenyataannya bukan semua manusia masuk neraka, tapi ayat itu bukan bermakna keseluruhan tapi bermakna seluruh musyrikin dan orang dhalim.pen) atau hadits : “aku dan hari kiamat bagaikan kedua jari ini” (dan kenyataannya kiamat masih ribuan tahun setelah wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) (Syarh Assuyuthiy Juz 3 hal 189).

Maka bila muncul pemahaman di akhir zaman yg bertentangan dengan pemahaman para Muhaddits maka mestilah kita berhati-hati darimanakah ilmu mereka?, berdasarkan apa pemahaman mereka?, atau seorang yg disebut imam padahal ia tak mencapai derajat hafidh atau muhaddits?, atau hanya ucapan orang yg tak punya sanad, hanya menukil-menukil hadits dan mentakwilkan semaunya tanpa memperdulikan fatwa-fatwa para Imam? (Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa)

Ghibah Ternyata Mengurangi Pahala yang Semula Kita Miliki

Ghibah dapat menghapus Pahala. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dikisahkan sebuah dialog antara Rasulullah SAW dan para sahabatnya. "Apakah kamu sekalian mengetahui apa yang dimaksud dengan ghibah?" Tanya Rasulullah SAW.

"Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui maksudnya," jawab para sahabat. Kemudian Rasulullah SAW berkata: "Ghibah adalah jika kamu membicarakan keburukan- keburukan saudaramu yang tidak disukainya."


Seorang sahabat bertanya: "Bagaimana jika keburukan yang aku sebutkan benar-benar ada pada diri saudaraku?" Rasulullah SAW menjawab: "Jika memang yang kamu sebutkan ada pada diri
saudaramu, berarti kamu telah berbuat ghibah kepadanya. Sebaliknya, jika itu tidak
ada pada diri saudaramu, berarti kamu telah membual(memfitnah) tentang dirinya."


Ghibah adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam. Ini dimaksudkan untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan hidup bermasyarakat. Betapa banyak konflik terjadi dalam masyarakat berawal dari perilaku ghibah sekolompok orang kepada kelompok lainnya. Bahkan tidak jarang ghibah menjadi penyebab hilangnya nyawa seseorang. 

Perilaku ghibah ini, jelas bertentangan dengan prinsip ukhuwah dan solidaritas yang dijunjung tinggi oleh Islam. Allah SWT menegaskan: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah
kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sudikah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka
tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha penerima tobat lagi maha penyayang." (QS 49: 12).


Dalam konteks ibadah, ghibah juga dapat menghapus pahala ibadah seseorang. Pahala yang telah diperolehnya hangus terbakar oleh perilaku ghibah yang diperbuatnya. Ini membuktikan bahwa
hubungan horizontal sangat menentukan kualitas hubungan vertikal. Rasulullah SAW
bersabda: "Puasa adalah "perisai" (dari azab Allah SWT) bagi orang yang berpuasa
selama perisai itu tidak berlubang." (HR al- Darimi).


Imam Abu Muhammad menjelaskan bahwa yang dapat melubangi perisai itu adalah ghibah. Sungguhpun demikian, ada bentuk aktivitas yang sama dengan ghibah, tetapi dihalalkan dengan pertimbangan syariat dan kemaslahatan. Imam al-Nawawi dan Imam al-Ghazali menyebutkan salah satunya adalah mengadukan perbuatan zalim seorang penguasa, hakim, dan pihak-pihak
lain yang mempunyai kekuasaan dan kekuatan untuk melakukan perbuatan zalim.
 

Termasuk dalam hal ini adalah mengungkap kejahatan yang pernah dilakukan seseorang
dengan maksud mengingatkan dan menasihati umat Islam agar tidak bekerja sama dengan orang itu. Singkatnya, ghibah jenis ini dilakukan tidak didasarkan pada sikap benci dan dendam,
tapi bertujuan memberi nasihat dan mencari maslahat. Penilaian terhadap capres
dan cawapres yang beredar di tengah masa kampanye, hendaknya dijadikan sebagai
pertimbangan untuk menentukan pilihan pada pemilu presiden nanti. Penilaian
negatif terhadap seorang capres harus ditanggapi secara ekstra hati-hati sehingga
tidak terjerumus kepada fitnah yang sangat dilarang oleh agama.
(kumpulan hadist)

RAGAM

.

WARALABA NEWS

  • Waralaba International Language Programs

    SMO.com. Reputasi dan kualitas ILP tidak perlu dipertanyakan. Paling berpengalaman dalam urusan Bahasa Inggris. Semuanya profesional dan berpengalaman di bidang Bahasa Inggris

Bisnis


Sosis Terpanjang Ala Sosis Bakar Alvita


SMO.COM. Depok. Sosis memang nggak ada matinya. Tapi, kendati banyak yang jual sosis bakar tapi yang satu ini sungguh berbeda. Sosis bakar Alvita bukan sembarang sosis.






Wan Abud (Fuad Alkhar), Bisnis Wedding Pelabuhan Terakhirnya

SMO.COM. Depok. Siapa tak kenal aktor komedian yang satu ini? Ternyata sekarang dia tengah menekuni bisnis wedding






CAMMO MILK SHAKE, Ketan & Susu Murni Ala Solo


SMO.COM. Depok. Makanan ini tergolong beda dan unik. Di Kota Solo, penganan dan minuman segar ini amat beken. Tapi disini?

W I S A T A


Salaka Wisata adalah
perusahaan tour dan travel sahabat perjalanan Anda ke Tanah Suci. “Kita infokan
pahit dulu, tapi di akhir kita beri yang terbaik.”


FaveHotel, Teranyar di Kota Hujan Bogor

SMO.COM. Bogor. Dipersiapkan untuk menjadi pilihan bagi para pelancong berbujet, baru-baru ini Archipelago International Fave Hotel Padjadjaran mempunyai akses dari tol Jagorawi.






HAPPY COWSTEAK Bogor

Makan Daging Steak Bisa Tingkatkan Libido dan Kekebalan Tubuh




SMO.COM. Bogor. Ternyata, makan steak bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan menggairahkan libido. Nggak percaya?







RUMAH BASO Yuliati

Tak Gentar dihantam Isu Daging Celeng


SMO.COM. Bogor. Kabar
menggegerkan itu juga sempat membuat resah Yuliati (36), pemilik resto berlabel RUMAH BASO yang bertengger tegar di kawasan Pabuaran,
Cimanggis, Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat.


ENTERTAINMENT











SMO.COM. Jakarta. Inilah film teranyar Lola Amaria, dipertontonkan di Pusat Perfilman Usmar Ismail (PPHUI), Kuningan, Jakarta Selatan. Lola ingin menunjukan karakter film itu menjadi 'roh' yang mampu meyakinkan penontonnya dengan mengubah pola pikir keliru di pelosok negeri ini tentang bahaya ibu melahirkan dengan seorang dukun beranak.



 
Support : Creating Website | Hakim Moesthaf | Suara Metro Online Publishing
Copyright © 2011. * - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Suara Metro Online Publishing
Proudly powered by Suara Metro Online Management