METRO HEADLINE

METRO TERKINI

Sertefikasi Halal Untuk Obat Menyusul Berkembangnya BPJS di Masyarakat

Written By suara metro online on Selasa, 21 Oktober 2014 | 02.39

SMO.COM -  Sertifikasi halal untuk obat-obatan dipandang sangat mendesak, sejak per 1 Januari 2014, Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Bidang Kesehatan
diberlakukan.  Dengan pemberlakuan UU tersebut maka masyarakat yang akan berobat atas jaminan negara atau perusahaan sebagai konsekuensi dari pemberlakuan UU BPJS akan semakin banyak karena telah dijamin oleh undang-undang.

Sebagai konsumen Muslim, masyarakat tentu harus diberi informasi yang memadai tentang halal-haramnya obat-obatan yang akan mereka konsumsi. Oleh karena itu, pemerintah harus pula memberikan jaminan bahwa obat yang diberikan kepada masyarakat benar-benar terbebas dari unsur haram.
Bagaimana tanggapan LPPOM MUI mengenai hal tersebut? Berikut kutipan wawancara singkat dengan Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim, M.Si seperti dilansir halal.mui.org Senin (16/12/2013).
Saat ini orang ramai memperbincangkan tentang kehalalan obat. Sejauhmana urgensi kehalalan obat bagi konsumen? 

Kehalalan obat bagi konsumen di Indonesia sangatlah penting, mengingat mengkonsumsi obat bagi umat Islam yang merupakan konsumen terbesar adalah wajib. Hal ini merupakan hak konsumen muslim yang dilindungi oleh undang-undang, seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Sesuai dengan Pasal 5 Undang-undang Perlindungan Konsumen, hak-hak konsumen antara lain adalah hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai produk yang akan mereka konsumsi. Dalam hal ini, informasi tentang kehalalan termasuk di dalamnya.
Selain itu, standar kehalalan obat tidak akan membuat khasiat suatu obat menjadi menurun, karena yang diminta adalah jika ada bahan obat yang tidak halal, dicarikan alternatif penggantinya dari sumber halal.  Dan sesuai ajaran Islam bahwa Allah menciptakan  penyakit beserta obatnya, maka pengganti bahan haram pasti akan ada jika diusahakan.

Mengapa sertifikasi halal untuk obat dipandang sangat mendesak?
Seperti halnya makanan dan minuman, obat-obatan dan kosmetika adalah produk yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat konsumen Indonesia yang mayoritas muslim. Bagi muslim, memperoleh produk halal, termasuk obat,  adalah hak konstitusional yang dijamin oleh konstitusi. Oleh karena itu, pemerintah hendaknya mampu memfasilitasi masyarakat dalam menjalankan syariat agamanya, termasuk dalam mengkonsumsi obat-obatan yang terjamin kehalalannya.

Alasan lainnya, dalam waktu dekat,  tepatnya per 1 Januari 2014, Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Bidang Kesehatan akan segera diberlakukan.  Ini artinya, masyarakat yang akan berobat atas jaminan negara atau perusahaan, sebagai konsekuensi dari pemberlakuan UU BPJS akan semakin banyak karena telah UU yang menjamin hal tersebut.
Hak masyarakat untuk memperoleh kesehatan juga sangat penting. Kami sangat menyadari bahwa kesehatan merupakan hajat hidup orang banyak, sesuai dengan amanat UU No.36/2009 tentang Kesehatan yang menegaskan bahwa “setiap orang berhak atas kesehatan. Di sisi lain, konsumen muslim juga berhak atas produk yang terbebas dari unsur haram. Oleh karena itu, pemerintah harus pula memberikan jaminan bahwa obat yang diberikan kepada masyarakat benar-benar terbebas dari unsur haram. Dengan pertimbangan itulah kami mendesak agar pemberlakuan UU BPJS Bidang Kesehatan harus dibarengi dengan ketersediaan obat yang terjamin kehalalannya.

Benarkah obat-obatan yang beredar saat ini banyak yang mengandung babi?
LPPOM MUI tidak bisa menyatakan sebuah produk mengandung babi atau tidak sebelum melakukan pemeriksaan, baik secara ilmiah yang dilakukan oleh para ahli melalui laboratorium maupun pemeriksaan yang bersifat syar’ie yang dilakukan oleh para ulama di Komisi Fatwa MUI. Berkaitan dengan hal tersebut, LPPOM MUI juga tidak bisa menyatakan sebuah produk obat-obatan halal atau haram sebelum melakukan pemeriksaan, sementara sifat sertifikasi masih sukarela. Artinya, sebelum perusahaan bersangkutan mendaftarkan produknya, kami tidak bisa mengetahui formulanya apakah menggunakan babi atau pernah bersentuhan dengan babi. Karena hanya menganalisa bahan jadi saja belum bisa menentukan status kehalalan bahan obat tersebut.

Bagaimana proses pembuatan obat hingga sampai masuknya bahan haram ke dalamnya? 
Cara pembuatan obat tergantung pada bentuk sediaannya, apakah bentuknya tablet, kaplet, sirup, salep, dsb.  Prinsipnya adalah mencampur antara bahan aktif obat yang memberi khasiat penyembuhan dengan bahan lain yang dibutuhkan dalam pembentukan suatu sediaan obat yang disebut dengan eksipien.  Bahan aktif obat maupun eksipien dapat dibuat melalui berbagai proses tergantung jenisnya.  Prosesnya bisa berupa ekstraksi dari bahan nabati atau hewani, sintesa kimiawi, fermentasi mikrobial sampai rekayasa genetika. Dari segi kehalalan, sumber dan cara produksi bahan aktif obat maupun eksipien penting diketahui untuk memastikan semua bahan terhindar dari bahan haram maupun najis.
Menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) saat ini belum perlu standisasi halal untuk obat. Bagaimana tanggapan LPPOM MUI?

LPPOM MUI belum menerima alasan IDI yang menyatakan belum perlunya standar atau sertifikasi halal untuk obat, sehingga belum bisa memberikan tanggapan. Namun, jika alasannya adalah karena pertimbangan teknis pemeriksaan kehalalan yang dinilai rumit, terbukti bahwa sejumlah produsen obat dan vaksin telah berhasil mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Artinya, jika ada kehendak untuk mengajukan sertifikasi halal maka hal tersebut tentu bisa dilakukan.

Apakah benar sertifikasi halal untuk obat sangat rumit?
Jika ada anggapan bahwa pemeriksaan obat sangat sulit dibandingkan pangan, kami kira perkembangan pangan saat ini pun sudah sangat jauh berekembang. Suatu bahan pangan bisa mengandung bahan baku ratusan bahan baku termasuk bahan-bahan perisa (flavour) yang juga terdiri dari bahan-bahan kimia yang rumit baik dihasilkan secara sintetik kimiawi, biokimia atau mikrobial. Tapi nyatanya, saat ini sudah ada ribuan perusahaan di bidang pangan yang telah lolos dari pemeriksaan dan mendapatkan sertifikat halal dari MUI.

Kalau alasannya kedaruratan?
Jika alasannya adalah karena kedaruratan, dalam Islam telah diatur bahwa sesuatu yang sifatnya darurat maka yang haram boleh dikonsumsi karena pertimbangan kemaslahatan yang lebih besar, misalnya untuk mencegah kematian atau cacat permanen, atau menyebabkan sakit yg semakin parahn, tetapi tidak boleh berlebihan atau berkepanjangan. Artinya, sifat kedaruratan itu berlaku sementara. Jika tidak ada kebutuhan yang mendesak seperti itu, maka sifat kedaruratan tadi tidak berlaku. Sifat darurat juga otomatis gugur jika terdapat alternatif obat lain yang telah halal.

Ada contoh kasus mengenai hal itu?
Ada. Salah satunya contohnya, MUI melalui fatwa Nomor 05 Tahun 2009  menyatakan bahwa vaksin meningitis untuk calon jemaah haji yang ketika itu belum halal, boleh digunakan demi menjaga kesehatan dan keselamatan calon jemaah haji. Namun, sejak adanya vaksin meningitis yang telah bersertifikat halal maka fatwa MUI tentang kedaruratan penggunaan vaksin yang belum halal tadi tidak berlaku lagi. Hal itu tertuang dalam Fatwa MUI No. 06 Nomor 06 Tahun 2010 Tertanggal 16 Juli 2010. (azm/arrahmah.com)

Jokowi Hari Kedua di Istana

SMO.COM - Memasuki hari kedua sebagai presiden, Presiden Joko Widodo  menjalani sejumlah aktivitas, Selasa (21/10/2014). Pada pukul 09.00 WIB,  Jokowi  bertemu Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill. Berdasarkan agenda kegiatan presiden yang dinformasikan Biro Pers Kepresidenan, pertemuan tersebut dilakukan di Istana Merdeka.

Pertemuan Jokowi dengan O'Neill ini merupakan kali kedua, setelah pada Senin (20/10/2014) kemarin, O'Neill hadir menyaksikan pelantikan Jokowi sebagai presiden.

Kemarin, pasca dilantik, Jokowi menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John F Kerry.

Dalam pertemuan-pertemuan kepala negara tersebut, Jokowi banyak membicarakan soal kerja sama antarnegara baik di di berbagai bidang, di antaranya investasi dan pendidikan. Dengan PM Singapura Lee Hsien Loong, misalnya, Jokowi mengaku membahas soal subsidi bahan bakar minyak dan reformasi birokrasi.

Sementara, dengan PM Malaysia dan PM Australia, Jokowi membahas tentang aturan-aturan investasi yang menyulitkan serta soal pelajar Indonesia di kedua negara. Jokowi juga menerima undangan dari Abbott untuk hadir dalam acara G20 pada bulan November mendatang. (tribun)

Prabowo Hadiri Upacara Pelantikan Jokowi - JK

Written By suara metro online on Senin, 20 Oktober 2014 | 03.54

SMO.COM - Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto menghadiri upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla di Gedung MPR/DPR /DPD Jakarta, Senin dan kedatangannya disambut tepuk tangan meriah.

Prabowo tiba di Ruang Rapat Paripurna I pukul 09.25 WIB dengan didampingi para elit partai Koalisi Merah Putih antara lain Hatta Rajasa, Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung, Anis Matta, dan Suryadharma Ali.

Kehadiran Prabowo di Ruang Rapat Paripurna mendapat tepuk tangan meriah dari para anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang hendak menggelar Sidang Paripurna dengan agenda tunggal Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden hasil Pemilu 2014.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik berharap proses upacara pelantikan dapat berjalan lancar sesuai dengan tata tertib yang berlaku.

"Kami berharap semuanya bisa lancar dan prosesnya sesuai dengan tatib yang diatur dalam Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) Nomor 17 Tahun 2014. Sekaligus pelantikan ini menjadi tahapan akhir Pemilu Presiden dan Wakil Presiden," kata Husni.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay juga berharap, usai dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019, Jokowi dan Kalla dapat mewujudkan janji mereka kepada masyarakat seperti yang dikampanyekan pada saat Pilpres.

"Kita harus memastikan bahwa apa yang mereka janjikan kepada masyarakat itu dilaksanakan. Itu gunanya ada visi, misi dan program kampanye," kata Hadar.

Pelantikan Jokowi-Kalla selain dihadiri oleh semua pejabat Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II juga hadir perwakilan negara sahabat seperti Menlu AS John Kerry. 
Source : Antara
Editor : Ajijah

Bali tempat yang dipilih Raffi dan nagita Untuk Berbulan Madu

Written By suara metro online on Minggu, 19 Oktober 2014 | 02.01

SMO.COM - Pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina baru saja resmi menikah. Proses akad nikah dilakukan di Hotel Ritz Carlton Jakarta, hari ini sekitar pukul 14.30 WIB.
Bagi pasangan yang telah menikah, baik dari kalangan masyarakat biasa ataupun artis, biasanya berencana untuk melakukan bulan madu, dan umumnya bulan madu mereka itu berwisata ke tempat-tempat romantis. Tapi tampaknya tidaklah demikian untuk pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, walau akhirnya mereka putuskan untuk berbulan madu di Bali.

Pasalnya, beberapa hari belakangan ini baik Raffi maupun Nagita disibukkan oleh persiapan pernikahan, sehingga tidak sempat memikirkan bulan madu. Apalagi, Raffi hanya menerima jatah cuti beberapa hari. Sehingga, dia tidak bisa fokus memikirkan bulan madu.

“Iya nih, dapat cuti cuma sedikit. Habis acara yang di Bali, besokannya langsung ada acara lagi,” kata Raffi seperti dilansir dari Okezone.
“Enggak ada honeymoon. Kalau liburan sebisanya aja,” tambahnya.
Dalam pernikahan Raffi dan Nagita, ada yang cukup menarik, yaitu saksi pernikahan mereka. Yang menjadi saksinya adalah Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Mengenakan stelan jas biru dongker dan berpeci hitam, Ridwan tiba sekitar pukul 13.15 WIB. Ridwan mengaku datang langsung dari Bandung demi permintaan Raffi.

“Alhamdulillah, dari Bandung, persiapan untuk jadi saksi Raffi, karena masih warga Bandung,” ujar Ridwan.
Ridwan mengatakan ikut berbahagia dengan pernikahan Raffi dan Gigi. Dia pun berharap kehidupan Raffi lebih tenang dan stabil. “Cocok, kalau disandingin kan mirip-mirip, biasanya kan jodoh. Harapannya kalau sudah menikah hidupnya stabil, jangan kelamaan jomblo,” kata pria yang biasa disapa Emil itu.
Meskipun tidak memiliki waktu untuk memikirkan mengenai bulan madu, bukan tidak mungkin kalau di masa depan mereka tetap akan melangsungkan bulan madu ke tempat-tempat yang romantis. (tom)

Pesta Rakyat Untuk Sang Presiden

SMO.COM - Pada hari pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla, relawan Jokowi-JK akan menyelenggarakan kegiatan pesta rakyat sejak Senin pagi, 20 Oktober 2014. Tempo.Com menulis kegiatan akan dilakukan mulai dari Semanggi hingga kawasan Monumen Nasional. (Baca: 3.000 Pendukung Jokowi dari Jawa Barat ke Jakarta)

Koordinator Geruduk (Gerakan Rakyat 20 Oktober) Panel Barus mengatakan kegiatan akan dimulai pukul 09.00 WIB. "Titik kumpul massa relawan di Semanggi, depan kampus Atmajaya," kata dia Kamis, 16 Oktober 2014. (Baca: Prabowo Ditantang Jadi Negarawan di Pelantikan Jokowi)

Di titik itu, kata Panel, massa akan melakukan kesiagaan. "Kami akan mengikuti proses pelantikan agar berjalan sesuai dengan harapan rakyat," ujarnya. Massa pun siap jika kemudian harus bergerak menuju gedung DPR. Diperkirakan kegiatan tersebut akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. (Baca: Salam 3 Jari untuk Persatuan Indonesia)

Mulai tengah hari akan dilakukan kegiatan kirab budaya yang diperkirakan akan diikuti puluhan ribu relawan dan warga. Dalam kegiatan tersebut, Jokowi-JK akan diarak menggunakan kereta kencana sampai Bundaran HI hingga Istana Negera. "Jadi, kami antar Jokowi ke Istana buat mengikuti prosesi di sana," ujarnya. (Baca: Jokowi: Saya Bukan Lagi Gubernur Jakarta)

Dalam kirab tersebut, akan ada relawan dari berbagai kelompok yang menyumbang kegiatan seni hingga kuliner. "Nanti ada barongsai, kereta kencana, kapal pinisi dan lain-lain," ujarnya. Asosiasi pedagang bakso dan mi serta pedagang warteg akan turun dalam kegiatan kirab untuk menyediakan makanan gratis bagi peserta kirab. "Semuanya sumbangan relawan."

Arak-arakan akan bergerak sampai ke Istana Negara. Dari Istana Negara, relawan akan menuju ke Monas, tempat digelar kegiatan hiburan. "Akan ada panggung musik, ada artis-artis seperti Slank," ujarnya. Seusai mengikuti rangkaian acara di Istana Negara, Jokowi-JK akan hadir di Monas untuk berpesta bersama rakyat. "Dia juga akan memberi pidato."

NINIS CHAIRUNNISA

Milyaran Rupiah Pernikahan Raffi Ahmad

Written By suara metro online on Sabtu, 18 Oktober 2014 | 00.32

SMO.COM - Pernikahan pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina merupakan  pernikahan termewah selebriti tahun ini. Bahkan diprediksi, Raffi menggelontorkan dana hingga miliaran rupiah untuk mempersiapkan pernikahannya dengan Nagita Slavina.

Banyak yang menyebut, pernikahan ini sebagai pernikahan miliaran rupiah. Bagaimana tidak, mulai dari tata rias hingga busana pengantin semua dirancang dengan mewah.

Menurut penata rias Gigi--sapan Nagita, dan Raffi, Adi Adrian, khusus tata rias saja, biayanya bisa mencapai ratusan juta.

Bagi Adi, Raffi dan Nagita merupakan klien pertama yang berani membayarnya dengan harga fantastis. Tak hanya untuk tata rias, khusus untuk busana pengantin, pasangan yang akan melangsungkan akad nikah, Jumat, 17 oktober 2014 ini, dikabarkan juga mencapai Rp 1 miliar.
Khusus untuk busana pengantin Gigi, diprediksi biayanya mencapai Rp300 juta. Semantara untuk busana pengantin Raffi, bisa mencapai Rp500 juta. Khusus untuk keluarga, bisa mencapai Rp75 juta per orang.

Belum cukup sampai disitu. Raffi dan Nagita juga akan menikah di hotel megah, Ritz Carlton. Untuk menyewa tempat itu, Raffi juga kabarnya menggelontorkan dana mencapai Rp 1 miliar lebih. Ini, belum termasuk untuk biaya resepsi privatnya yang akan digelar di Bali, 25 Oktober 2014.

Dan seperti diketahui, Raffi sebelumnya telah menggelar prosesi siraman mewah di kediamannya. Bukan hanya raffi, Gigi juga menggelar acara yang sama secara terpisah di kediamannya. Mereka juga menggelar acara Midodareni.

Hari ini, keduanya kan melangsungkan akad nikah di hotel yang sama dengan hotel yang mereka pesan untuk menggelar resepsi 19 Oktober 2014.

Raffi bahkan rela menanggung biaya transportasi, khusus untuk para tamu yang akan hadir dalam acara privatnya di Bali. Menurut keterangan sahabat, Opie Kumis, ia bhakan mengaku, semua biaya hidupnya selama berada di Bali nanti akan ditanggung oleh Raffi.

"Bang Opie disuruh ngumpulin fotokopi KTP sama Raffi, sama teman-teman. Mau tiga orang mau empat orang, pesawat gratis, hotel gratis, semuanya gratis," kata Opie Kumis dalam tayangan Seputar Obrolan Selebriti (SOS) di ANTV, Kamis, 9 Oktober 2014.

Bukan hanya Opie Kumis yang ditanggung biayanya selama di Bali. Raffi kabarnya pula, rela tanggung tiket untuk 200 orang terbang ke Bali. Biaya transportasi untuk satu orang terbang ke Bali diprediksi bisa mencapai Rp800 ribu.

Khusus untuk resepsi di Jakarta, 19 Oktober 2014, raffi pun akan mengundang 3.000 tamu. Jamuan khusus untuk tamu di acara resepsi tersebut juga dikabarkan mencapai Rp3 miliar. Acara tersebut, akan dihadiri tamu-tamu VVIP, mulai dari artis papan atas juga para pejabat tinggi Tanah Air.

Untuk kebutuhan lainnya, Raffi juga dikabarkan menghabiskan Rp5 miliar, termasuk untuk mas kawin, jasa wedding organizer, mobil pengantin dan lain-lain.
(Viva.co.id)
 
Support : Creating Website | Suara Metro Online | SMO MANAGEMENT
Copyright © 2009. * - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by HaKIM Moesthaf
Proudly powered by SMO Online