METRO UTAMA

Latest Post

Ratna Rahayu, Sosok Wanita Berhijab

Written By suara metro online on Sabtu, 30 Agustus 2014 | 16.40

SMO.COM - Sosok wanita berhijab bernama Ratnarahayu Pitriyati mencuri perhatian banyak orang. Dia adalah seorang pelayan publik di lingkup Pemkot Bandung. Jabatannya cukup prestisius. Lulusan STPDN tahun 2005 ini menjadi Lurah Sadangserang, Kecamatan Coblong. Ratna mengemban jabatan Lurah Sadangserang sejak Agustus 2013 lalu.

Punya wajah menawan membuat Ratna bak selebritis ketika ke lapangan bertemu warga. Dia kerap kali menjadi obyek selfie banyak orang. Ratna tak mau terlihat berlebihan tampil dengan wajah cantiknya itu. Meski memakai baju dinas dan sedang bekerja, ia tetap tampil sederhana dan sopan, apalagi mengingat dia adalah seorang wanita yang memilih berhijab. (Ism, Sumber: Kapanlagi.com)

Apa Itu Bid’ah/Bidaah? Pemahaman Bid'ah dalam Islam

Written By suara metro online on Jumat, 29 Agustus 2014 | 17.05

I. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbolehkan berbuat bid’ah hasanah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbolehkan kita melakukan Bid’ah hasanah selama hal itu baik dan tidak menentang syariah, sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat-buat hal baru yg buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yg mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun dari dosanya” (Shahih Muslim hadits no.1017, demikian pula diriwayatkan pada Shahih Ibn Khuzaimah, Sunan Baihaqi Alkubra, Sunan Addarimiy, Shahih Ibn Hibban dan banyak lagi). Hadits ini menjelaskan makna Bid’ah hasanah dan Bid’ah dhalalah.

Perhatikan hadits beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, bukankah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan?, maksudnya bila kalian mempunyai suatu pendapat atau gagasan baru yg membuat kebaikan atas islam maka perbuatlah.., alangkah indahnya bimbingan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yg tidak mencekik ummat, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tahu bahwa ummatnya bukan hidup untuk 10 atau 100 tahun, tapi ribuan tahun akan berlanjut dan akan muncul kemajuan zaman, modernisasi, kematian ulama, merajalela kemaksiatan, maka tentunya pastilah diperlukan hal-hal yg baru demi menjaga muslimin lebih terjaga dalam kemuliaan, demikianlah bentuk kesempurnaan agama ini, yg tetap akan bisa dipakai hingga akhir zaman, inilah makna ayat : “ALYAUMA AKMALTU LAKUM DIINUKUM..dst, “hari ini Kusempurnakan untuk kalian agama kalian, kusempurnakan pula kenikmatan bagi kalian, dan kuridhoi islam sebagai agama kalian”, maksudnya semua ajaran telah sempurna, tak perlu lagi ada pendapat lain demi memperbaiki agama ini, semua hal yg baru selama itu baik sudah masuk dalam kategori syariah dan sudah direstui oleh Allah dan rasul Nya, alangkah sempurnanya islam.

Namun tentunya bukan membuat agama baru atau syariat baru yg bertentangan dengan syariah dan sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau menghalalkan apa-apa yg sudah diharamkan oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam atau sebaliknya, inilah makna hadits beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Barangsiapa yg membuat buat hal baru yg berupa keburukan…dst”, inilah yg disebut Bid’ah Dhalalah. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memahami itu semua, bahwa kelak zaman akan berkembang, maka beliau saw memperbolehkannya (hal yg baru berupa kebaikan), menganjurkannya dan menyemangati kita untuk memperbuatnya, agar ummat tidak tercekik dengan hal yg ada dizaman kehidupan beliau saw saja, dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah pula mengingatkan agar jangan membuat buat hal yg buruk (Bid’ah dhalalah).

Mengenai pendapat yg mengatakan bahwa hadits ini adalah khusus untuk sedekah saja, maka tentu ini adalah pendapat mereka yg dangkal dalam pemahaman syariah, karena hadits diatas jelas-jelas tak menyebutkan pembatasan hanya untuk sedekah saja, terbukti dengan perbuatan bid’ah hasanah oleh para Sahabat dan Tabi’in.

II. Siapakah yg pertama memulai Bid’ah hasanah setelah wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?
Ketika terjadi pembunuhan besar-besaran atas para sahabat (Ahlul yamaamah) yg mereka itu para Huffadh (yg hafal) Alqur’an dan Ahli Alqur’an di zaman Khalifah Abubakar Asshiddiq ra, berkata Abubakar Ashiddiq ra kepada Zeyd bin Tsabit ra : “Sungguh Umar (ra) telah datang kepadaku dan melaporkan pembunuhan atas ahlulyamaamah dan ditakutkan pembunuhan akan terus terjadi pada para Ahlulqur’an, lalu ia menyarankan agar Aku (Abubakar Asshiddiq ra) mengumpulkan dan menulis Alqur’an, aku berkata : Bagaimana aku berbuat suatu hal yg tidak diperbuat oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam..??, maka Umar berkata padaku bahwa Demi Allah ini adalah demi kebaikan dan merupakan kebaikan, dan ia terus meyakinkanku sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan Umar, dan engkau (zeyd) adalah pemuda, cerdas, dan kami tak menuduhmu (kau tak pernah berbuat jahat), kau telah mencatat wahyu, dan sekarang ikutilah dan kumpulkanlah Alqur’an dan tulislah Alqur’an..!” berkata Zeyd : “Demi Allah sungguh bagiku diperintah memindahkan sebuah gunung daripada gunung-gunung tidak seberat perintahmu padaku untuk mengumpulkan Alqur’an, bagaimana kalian berdua berbuat sesuatu yg tak diperbuat oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam??”, maka Abubakar ra mengatakannya bahwa hal itu adalah kebaikan, hingga iapun meyakinkanku sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan mereka berdua dan aku mulai mengumpulkan Alqur’an”. (Shahih Bukhari hadits no.4402 dan 6768).

Nah saudaraku, bila kita perhatikan konteks diatas Abubakar shiddiq ra mengakui dengan ucapannya : “sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan Umar”, hatinya jernih menerima hal yg baru (bid’ah hasanah) yaitu mengumpulkan Alqur’an, karena sebelumnya alqur’an belum dikumpulkan menjadi satu buku, tapi terpisah-pisah di hafalan sahabat, ada yg tertulis di kulit onta, di tembok, dihafal dll, ini adalah Bid’ah hasanah, justru mereka berdualah yg memulainya.

Kita perhatikan hadits yg dijadikan dalil menafikan (menghilangkan) Bid’ah hasanah mengenai semua bid’ah adalah kesesatan, diriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas melakukan shalat subuh beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadap kami dan menyampaikan ceramah yg membuat hati berguncang, dan membuat airmata mengalir.., maka kami berkata : “Wahai Rasulullah.. seakan-akan ini adalah wasiat untuk perpisahan…, maka beri wasiatlah kami..” maka rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kuwasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengarkan dan taatlah walaupun kalian dipimpin oleh seorang Budak afrika, sungguh diantara kalian yg berumur panjang akan melihat sangat banyak ikhtilaf perbedaan pendapat, maka berpegang teguhlah pada sunnahku dan sunnah khulafa’urrasyidin yg mereka itu pembawa petunjuk, gigitlah kuat kuat dengan geraham kalian (suatu kiasan untuk kesungguhan), dan hati-hatilah dengan hal-hal yg baru, sungguh semua yg Bid’ah itu adalah kesesatan”. (Mustadrak Alasshahihain hadits no.329).

Jelaslah bahwa Rasul saw menjelaskan pada kita untuk mengikuti sunnah beliau dan sunnah khulafa’urrasyidin, dan sunnah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperbolehkan hal yg baru selama itu baik dan tak melanggar syariah, dan sunnah khulafa’urrasyidin adalah anda lihat sendiri bagaimana Abubakar shiddiq ra dan Umar bin Khattab ra menyetujui bahkan menganjurkan, bahkan memerintahkan hal yg baru, yg tidak dilakukan oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu pembukuan Alqur’an, lalu pula selesai penulisannya dimasa Khalifah Utsman bin Affan ra, dengan persetujuan dan kehadiran Ali bin Abi Thalib kw.
Nah.. sempurnalah sudah keempat makhluk termulia di ummat ini, khulafa’urrasyidin melakukan bid’ah hasanah, Abubakar shiddiq ra dimasa kekhalifahannya memerintahkan pengumpulan Alqur’an, lalu kemudian Umar bin Khattab ra pula dimasa kekhalifahannya memerintahkan tarawih berjamaah dan seraya berkata : “Inilah sebaik-baik Bid’ah!”(Shahih Bukhari hadits no.1906) lalu pula selesai penulisan Alqur’an dimasa Khalifah Utsman bin Affan ra hingga Alqur’an kini dikenal dengan nama Mushaf Utsmaniy, dan Ali bin Abi Thalib kw menghadiri dan menyetujui hal itu. Demikian pula hal yg dibuat-buat tanpa perintah Rasul saw adalah dua kali adzan di Shalat Jumat, tidak pernah dilakukan dimasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak dimasa Khalifah Abubakar shiddiq ra, tidak pula dimasa Umar bin khattab ra dan baru dilakukan dimasa Utsman bn Affan ra, dan diteruskan hingga kini (Shahih Bulkhari hadits no.873).
Siapakah yg salah dan tertuduh?, siapakah yg lebih mengerti larangan Bid’ah?, adakah pendapat mengatakan bahwa keempat Khulafa’urrasyidin ini tak faham makna Bid’ah?

III. Bid’ah Dhalalah
Jelaslah sudah bahwa mereka yg menolak bid’ah hasanah inilah yg termasuk pada golongan Bid’ah dhalalah, dan Bid’ah dhalalah ini banyak jenisnya, seperti penafikan sunnah, penolakan ucapan sahabat, penolakan pendapat Khulafa’urrasyidin, nah…diantaranya adalah penolakan atas hal baru selama itu baik dan tak melanggar syariah, karena hal ini sudah diperbolehkan oleh Rasul saw dan dilakukan oleh Khulafa’urrasyidin, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah jelas-jelas memberitahukan bahwa akan muncul banyak ikhtilaf, berpeganglah pada Sunnahku dan Sunnah Khulafa’urrasyidin, bagaimana Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?, beliau saw membolehkan Bid’ah hasanah, bagaimana sunnah Khulafa’urrasyidin?, mereka melakukan Bid’ah hasanah, maka penolakan atas hal inilah yg merupakan Bid’ah dhalalah, hal yg telah diperingatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Bila kita menafikan (meniadakan) adanya Bid’ah hasanah, maka kita telah menafikan dan membid’ahkan Kitab Al-Quran dan Kitab Hadits yang menjadi panduan ajaran pokok Agama Islam karena kedua kitab tersebut (Al-Quran dan Hadits) tidak ada perintah Rasulullah saw untuk membukukannya dalam satu kitab masing-masing, melainkan hal itu merupakan ijma/kesepakatan pendapat para Sahabat Radhiyallahu’anhum dan hal ini dilakukan setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat.
Buku hadits seperti Shahih Bukhari, shahih Muslim dll inipun tak pernah ada perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk membukukannya, tak pula Khulafa’urrasyidin memerintahkan menulisnya, namun para tabi’in mulai menulis hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Begitu pula Ilmu Musthalahulhadits, Nahwu, sharaf, dan lain-lain sehingga kita dapat memahami kedudukan derajat hadits, ini semua adalah perbuatan Bid’ah namun Bid’ah Hasanah. Demikian pula ucapan “Radhiyallahu’anhu” atas sahabat, tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak pula oleh sahabat, walaupun itu di sebut dalam Al-Quran bahwa mereka para sahabat itu diridhoi Allah, namun tak ada dalam Ayat atau hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengucapkan ucapan itu untuk sahabatnya, namun karena kecintaan para Tabi’in pada Sahabat, maka mereka menambahinya dengan ucapan tersebut. Dan ini merupakan Bid’ah Hasanah dengan dalil Hadits di atas, Lalu muncul pula kini Al-Quran yang di kasetkan, di CD kan, Program Al-Quran di handphone, Al-Quran yang diterjemahkan, ini semua adalah Bid’ah hasanah. Bid’ah yang baik yang berfaedah dan untuk tujuan kemaslahatan muslimin, karena dengan adanya Bid’ah hasanah di atas maka semakin mudah bagi kita untuk mempelajari Al-Quran, untuk selalu membaca Al-Quran, bahkan untuk menghafal Al-Quran dan tidak ada yang memungkirinya.
Sekarang kalau kita menarik mundur kebelakang sejarah Islam, bila Al-Quran tidak dibukukan oleh para Sahabat ra, apa sekiranya yang terjadi pada perkembangan sejarah Islam ? Al-Quran masih bertebaran di tembok-tembok, di kulit onta, hafalan para Sahabat ra yang hanya sebagian dituliskan, maka akan muncul beribu-ribu Versi Al-Quran di zaman sekarang, karena semua orang akan mengumpulkan dan membukukannya, yang masing-masing dengan riwayatnya sendiri, maka hancurlah Al-Quran dan hancurlah Islam. Namun dengan adanya Bid’ah Hasanah, sekarang kita masih mengenal Al-Quran secara utuh dan dengan adanya Bid’ah Hasanah ini pula kita masih mengenal Hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka jadilah Islam ini kokoh dan Abadi, jelaslah sudah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yg telah membolehkannya, beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengetahui dengan jelas bahwa hal hal baru yg berupa kebaikan (Bid’ah hasanah), mesti dimunculkan kelak, dan beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang hal-hal baru yg berupa keburukan (Bid’ah dhalalah).
Saudara-saudaraku, jernihkan hatimu menerima ini semua, ingatlah ucapan Amirulmukminin pertama ini, ketahuilah ucapan ucapannya adalah Mutiara Alqur’an, sosok agung Abubakar Ashiddiq ra berkata mengenai Bid’ah hasanah : “sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan Umar”.
Lalu berkata pula Zeyd bin haritsah ra :”..bagaimana kalian berdua (Abubakar dan Umar) berbuat sesuatu yg tak diperbuat oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam??, maka Abubakar ra mengatakannya bahwa hal itu adalah kebaikan, hingga iapun(Abubakar ra) meyakinkanku (Zeyd) sampai Allah menjernihkan dadaku dan aku setuju dan kini aku sependapat dengan mereka berdua”.
Maka kuhimbau saudara-saudaraku muslimin yg kumuliakan, hati yg jernih menerima hal-hal baru yg baik adalah hati yg sehati dengan Abubakar shiddiq ra, hati Umar bin Khattab ra, hati Zeyd bin haritsah ra, hati para sahabat, yaitu hati yg dijernihkan Allah swt, Dan curigalah pada dirimu bila kau temukan dirimu mengingkari hal ini, maka barangkali hatimu belum dijernihkan Allah, karena tak mau sependapat dengan mereka, belum setuju dengan pendapat mereka, masih menolak bid’ah hasanah, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah mengingatkanmu bahwa akan terjadi banyak ikhtilaf, dan peganglah perbuatanku dan perbuatan khulafa’urrasyidin, gigit dengan geraham yg maksudnya berpeganglah erat-erat pada tuntunanku dan tuntunan mereka.
Allah menjernihkan sanubariku dan sanubari kalian hingga sehati dan sependapat dengan Abubakar Asshiddiq ra, Umar bin Khattab ra, Utsman bin Affan ra, Ali bin Abi Thalib kw dan seluruh sahabat.. amiin.

IV. Pendapat para Imam dan Muhadditsin mengenai Bid’ah
1. Al Hafidh Al Muhaddits Al Imam Muhammad bin Idris Assyafii rahimahullah (Imam Syafii)
Berkata Imam Syafii bahwa bid’ah terbagi dua, yaitu bid’ah mahmudah (terpuji) dan bid’ah madzmumah (tercela), maka yg sejalan dengan sunnah maka ia terpuji, dan yg tidak selaras dengan sunnah adalah tercela, beliau berdalil dengan ucapan Umar bin Khattab ra mengenai shalat tarawih : “inilah sebaik baik bid’ah”. (Tafsir Imam Qurtubiy juz 2 hal 86-87)

2. Al Imam Al Hafidh Muhammad bin Ahmad Al Qurtubiy rahimahullah
“Menanggapi ucapan ini (ucapan Imam Syafii), maka kukatakan (Imam Qurtubi berkata) bahwa makna hadits Nabi saw yg berbunyi : “seburuk-buruk permasalahan adalah hal yg baru, dan semua Bid’ah adalah dhalalah” (wa syarrul umuuri muhdatsaatuha wa kullu bid’atin dhalaalah), yg dimaksud adalah hal-hal yg tidak sejalan dengan Alqur’an dan Sunnah Rasul saw, atau perbuatan Sahabat radhiyallahu ‘anhum, sungguh telah diperjelas mengenai hal ini oleh hadits lainnya : “Barangsiapa membuat buat hal baru yg baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yg mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat buat hal baru yg buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yg mengikutinya” (Shahih Muslim hadits no.1017) dan hadits ini merupakan inti penjelasan mengenai bid’ah yg baik dan bid’ah yg sesat”. (Tafsir Imam Qurtubiy juz 2 hal 87)

3. Al Muhaddits Al Hafidh Al Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf Annawawiy rahimahullah (Imam Nawawi)
“Penjelasan mengenai hadits : “Barangsiapa membuat-buat hal baru yg baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yg mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat buat hal baru yg dosanya”, hadits ini merupakan anjuran untuk membuat kebiasaan kebiasaan yg baik, dan ancaman untuk membuat kebiasaan yg buruk, dan pada hadits ini terdapat pengecualian dari sabda beliau saw : “semua yg baru adalah Bid’ah, dan semua yg Bid’ah adalah sesat”, sungguh yg dimaksudkan adalah hal baru yg buruk dan Bid’ah yg tercela”. (Syarh Annawawi ‘ala Shahih Muslim juz 7 hal 104-105)
Dan berkata pula Imam Nawawi bahwa Ulama membagi bid’ah menjadi 5, yaitu Bid’ah yg wajib, Bid’ah yg mandub, bid’ah yg mubah, bid’ah yg makruh dan bid’ah yg haram. Bid’ah yg wajib contohnya adalah mencantumkan dalil-dalil pada ucapan ucapan yg menentang kemungkaran, contoh bid’ah yg mandub (mendapat pahala bila dilakukan dan tak mendapat dosa bila ditinggalkan) adalah membuat buku buku ilmu syariah, membangun majelis taklim dan pesantren, dan Bid;ah yg Mubah adalah bermacam-macam dari jenis makanan, dan Bid’ah makruh dan haram sudah jelas diketahui, demikianlah makna pengecualian dan kekhususan dari makna yg umum, sebagaimana ucapan Umar ra atas jamaah tarawih bahwa inilah sebaik2 bid’ah”. (Syarh Imam Nawawi ala shahih Muslim Juz 6 hal 154-155)

4. Al Hafidh AL Muhaddits Al Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthiy rahimahullah
Mengenai hadits “Bid’ah Dhalalah” ini bermakna “Aammun makhsush”, (sesuatu yg umum yg ada pengecualiannya), seperti firman Allah : “… yg Menghancurkan segala sesuatu” (QS Al Ahqaf 25) dan kenyataannya tidak segalanya hancur, (*atau pula ayat : “Sungguh telah kupastikan ketentuanku untuk memenuhi jahannam dengan jin dan manusia keseluruhannya” QS Assajdah-13), dan pada kenyataannya bukan semua manusia masuk neraka, tapi ayat itu bukan bermakna keseluruhan tapi bermakna seluruh musyrikin dan orang dhalim.pen) atau hadits : “aku dan hari kiamat bagaikan kedua jari ini” (dan kenyataannya kiamat masih ribuan tahun setelah wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) (Syarh Assuyuthiy Juz 3 hal 189).

Maka bila muncul pemahaman di akhir zaman yg bertentangan dengan pemahaman para Muhaddits maka mestilah kita berhati-hati darimanakah ilmu mereka?, berdasarkan apa pemahaman mereka?, atau seorang yg disebut imam padahal ia tak mencapai derajat hafidh atau muhaddits?, atau hanya ucapan orang yg tak punya sanad, hanya menukil-menukil hadits dan mentakwilkan semaunya tanpa memperdulikan fatwa-fatwa para Imam? (Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa)

Ghibah Ternyata Mengurangi Pahala yang Semula Kita Miliki

Ghibah dapat menghapus Pahala. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dikisahkan sebuah dialog antara Rasulullah SAW dan para sahabatnya. "Apakah kamu sekalian mengetahui apa yang dimaksud dengan ghibah?" Tanya Rasulullah SAW.

"Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui maksudnya," jawab para sahabat. Kemudian Rasulullah SAW berkata: "Ghibah adalah jika kamu membicarakan keburukan- keburukan saudaramu yang tidak disukainya."


Seorang sahabat bertanya: "Bagaimana jika keburukan yang aku sebutkan benar-benar ada pada diri saudaraku?" Rasulullah SAW menjawab: "Jika memang yang kamu sebutkan ada pada diri
saudaramu, berarti kamu telah berbuat ghibah kepadanya. Sebaliknya, jika itu tidak
ada pada diri saudaramu, berarti kamu telah membual(memfitnah) tentang dirinya."


Ghibah adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam. Ini dimaksudkan untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan hidup bermasyarakat. Betapa banyak konflik terjadi dalam masyarakat berawal dari perilaku ghibah sekolompok orang kepada kelompok lainnya. Bahkan tidak jarang ghibah menjadi penyebab hilangnya nyawa seseorang. 

Perilaku ghibah ini, jelas bertentangan dengan prinsip ukhuwah dan solidaritas yang dijunjung tinggi oleh Islam. Allah SWT menegaskan: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah
kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sudikah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka
tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha penerima tobat lagi maha penyayang." (QS 49: 12).


Dalam konteks ibadah, ghibah juga dapat menghapus pahala ibadah seseorang. Pahala yang telah diperolehnya hangus terbakar oleh perilaku ghibah yang diperbuatnya. Ini membuktikan bahwa
hubungan horizontal sangat menentukan kualitas hubungan vertikal. Rasulullah SAW
bersabda: "Puasa adalah "perisai" (dari azab Allah SWT) bagi orang yang berpuasa
selama perisai itu tidak berlubang." (HR al- Darimi).


Imam Abu Muhammad menjelaskan bahwa yang dapat melubangi perisai itu adalah ghibah. Sungguhpun demikian, ada bentuk aktivitas yang sama dengan ghibah, tetapi dihalalkan dengan pertimbangan syariat dan kemaslahatan. Imam al-Nawawi dan Imam al-Ghazali menyebutkan salah satunya adalah mengadukan perbuatan zalim seorang penguasa, hakim, dan pihak-pihak
lain yang mempunyai kekuasaan dan kekuatan untuk melakukan perbuatan zalim.
 

Termasuk dalam hal ini adalah mengungkap kejahatan yang pernah dilakukan seseorang
dengan maksud mengingatkan dan menasihati umat Islam agar tidak bekerja sama dengan orang itu. Singkatnya, ghibah jenis ini dilakukan tidak didasarkan pada sikap benci dan dendam,
tapi bertujuan memberi nasihat dan mencari maslahat. Penilaian terhadap capres
dan cawapres yang beredar di tengah masa kampanye, hendaknya dijadikan sebagai
pertimbangan untuk menentukan pilihan pada pemilu presiden nanti. Penilaian
negatif terhadap seorang capres harus ditanggapi secara ekstra hati-hati sehingga
tidak terjerumus kepada fitnah yang sangat dilarang oleh agama.
(kumpulan hadist)

Pengguna Jilbobs Kelak Masuk Neraka. Karena Bukan Ajaran Islam

Media sosial sedang diramaikan dengan fenomena Jilboobs, sebutan untuk wanita berjilbab namun memakai pakaian ketat. Jilboobs sendiri merupakan kombinasi kata jilbab dan boobs (maaf, payudara, red).
============================
GAYA berbusana seperti ini mengombinasikan jilbab beragam gaya dengan pakaian super ketat atau transparan, sehingga bagian tubuh tertentu menonjol dari balik pakaian yang dikenakan. Karena itu, busana seperti ini pun mulai heboh. MUI pusat bahkan sudah mengeluarkan larangan bagi muslimah untuk tidak mengenakan busana ala Jilboobs. Lalu, bagaimana komentar para hijabers dan masyarakat Kota Cirebon terkait fenomena Jilboobs ini?
Ketua Komunitas Hijabers Cirebon, Ratih Ruslan melalui Humas Eka Octaviani mengatakan, rata-rata pemakai jilbab seperti ini baru belajar memakai jilbab. Eka menilai, mereka tak bisa disalahkan karena masih dalam proses berjilbab. 

Namun alangkah baiknya secara pelan-pelan mereka memperbaiki busana sehingga syari. “Percuma kalau pakaiannya ketat, sama aja dengan tidak menutupi aurat. Mungkin mereka yang baru belajar berjilbab dan belum tau adab-adabnya,” ujarnya.

Sebagai salah satu komunitas busana muslim di Kota Cirebon, Hijabers berupaya untuk selalu berbagi tentang adab-adab berjilbab. Tak hanya adab berjilbab saja, komunitas ini juga berbagi dalam hal masalah kewanitaan. “Tiap pengajian, kita selalu ada materi-materi seperti tentang adab berjilbab, aurat, fikih, akidah akhlak, sampai masalah perempuan pun dibahas,” terangnya.
Eka berharap, semakin banyak informasi mengenai penggunaan jilbab dan berpakaian yang benar. Fenomena ini, lanjut dia, diharap menjadi pembenahan diri. “Oleh karena itu, mari kita semua mulai berbagi informasi yang benar tentang penggunaan jilbab agar tidak ada yang salah lagi,” paparnya.

Sementara Anggi Maulani SH, salah satu ibu rumah tangga yang memakai jilbab mengaku prihatin dengan munculnya fenomena Jilboobs. Anggi juga mengaku masih dalam tahap belajar untuk syari. “Aku juga masih suka pakai jeans atau celana katun. Tapi biasanya yang longgar, nggak terlalu ketat,” ujarnya.

Tidak hanya memakai jilbab untuk penampilan, Anggi juga mencoba untuk belajar dan memperbaiki dalam hal beribadah. “Misalnya pakaian sudah syari, tapi ibadah bolong-bolong, sama aja istilahnya tahu tanpa isi,” ungkapnya.

Ada lagi pendapat dari Metta Malisha, Marketing Communication Hijabstory Cirebon. Wanita yang akrab disapa Metta itu berpendapat, fenomena Jilboobs ini muncul karena kurangnya pemahaman sebagian hijabers soal cara berhijab yang sesuai kaidah agama. 


Metta melihat sebagian dari wanita berkerudung masih menjadikan jilbab sebagai pembungkus, bukan sebagai pelindung. Ia pun berharap para hijabers bisa memahami kaidah berkerudung yang benar. Yakni dengan menutup secara sempurna kecuali wajah dan telapak tangan. Busana pun seharusnya tidak ketat dan tidak transparan. Agar terhindar dari sebutan Jilboobs ini, Metta memberikan saran pada para hijabers agar sebelum keluar rumah perhatikan tampilan secara keseluruhan. Terutama bagi pemilik ukuran dada besar, jilbab yang panjang dan ukuran yang cukup lebar bisa diaplikasikan. Hindari pula aksen atau detail ramai di bagian dada yang bisa mencuri perhatian. “Kalau busana kan memang harusnya longgar. Jadi kerudung lebar dan baju longgar,” sarannya.

Terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon KH Sholihin Uzer mengatakan hingga kini dia belum melihat fenomena komunitas Jilboobs di Kota Cirebon. Kalau fenomena itu masuk ke Kota Cirebon, kata dia, harus jelas dulu bagaimana penggunaan jilbab tersebut.
“Kalau tidak sesuai dengan ajaran Islam maka itu tidak dibolehkan. Sebab nafas ajaran Islam harus berdasarkan Alquran dan Hadits,” terangnya kepada Radar, kemarin. Ia mengatakan, dalam adab berpakaian apalagi bagi seorang perempuan, tidak boleh mempertontonkan aurat. 

Sebab hal ini bisa jadi mengundang laki-laki untuk berniat jahat. “Menutup aurat adalah suatu keharusan, supaya perempuan itu aman dan tidak diganggu oleh laki-laki. Kalau perempuan misalnya berpakaian tertutup tapi tetap terlihat bagian tubuhnya yang menjadi aurat, itu tidak benar,” tukasnya.

Seorang muslimah harus menutup seluruh tubuh, kecuali muka dan kedua telapak tangan. “Harus rapat, tidak boleh lekton, daton, atau istilah lainnya,” terangnya lagi. Karena fungsi jilbab dalam ajaran Islam itu untuk menutupi anggota tubuh yang menjadi aurat. Hal ini demi kebaikan dari perempuan itu sendiri, agar tertutup segala kekurangan dan juga menjaga perempuan dari hal-hal negatif.

Uzer mengatakan, perkara memakai hijab bukan urusan mendapatkan hidayah atau tidak. Sebab hidayah itu urusan Tuhan. Lebih dari itu, diperlukan pendidikan mengenai berjilbab yang sesuai dengan ajaran Islam sejak kecil. “Kalau dibiasakan sejak kecil, di keluarga pasti tidak sulit untuk memakai jilbab,” katanya. Selain itu dibutuhkan juga pendidikan di luar keluarga, misalnya di sekolah dan di lingkungan masyarakat. 

Sementara, salah satu pemuda Kota Cirebon, Jili Maulana mengatakan tingkat keimanan dan kepatuhan orang terhadap agamanya beda-beda. Jili mengaku tak bicara personal tentang apa yang seseorang pakai, tapi dirinya berbicara masalah adab secara keseluruhan. 

“Kewajiban kita itu untuk mengingatkan mereka, memberinya pengetahuan lebih lanjut, bukan mengejek atau mencemoohnya. Kalau memang peduli, jangan mem-bully apalagi dengan memposting foto-foto mereka. Beri tahu mereka dengan cara yang baik, santun,” ujarnya.
Sebagai seorang laki-laki, Jili mengaku tak suka dengan perempuan yang berpenampilan seperti itu. Namun, dirinya juga tak suka dengan tindakan orang-orang yang mem-bully. (mike dwi setiawati/jamal suteja/Radar Cerebon)

Tweitter Buka Kantor di Jakarta Bulan Kedepan

SMO.COM - Raksasa media sosial dunia, Twitter Inc, berencana membuka kantor di Indonesia antara tiga sampai enam bulan ke depan. Perusahaan melihat Indonesia sebagai negara berkembang yang bisa menunjang pertumbuhan Twitter.

Global President of Revenue and Partnerships Twitter In, Adam Bain seperti dikutip Dream dari The Wall Street Journal, Jumat, 29 Agustus 2014 mengatakan kantor barunya ini akan berlokasi di Jakarta dan menjadi pusat tim pengembangan penjualan dan bisnis.

Jakarta akan menjadi kota pertama yang menangani tugas-tugas regional di Asia Tenggara selain Singapura yang telah dibuka tahun lalu. Di kawasan Asia Pasifik, Twitter telah memiliki kantor di Seoul, Tokyo, dan Sydney.
Bain masih merahasiakan detil jumlah pegawai yang akan direkrut untuk mengisi pos kantor barunya ini.

"Anda lihat Indonesia dan Anda melihat besarnya audiens serta besarnya penggunaan Twitter, ini super-menyenangkan," katanya.

Pasar besar seperti Indonesia memang menjadi penting bagi Twitter, yang sedang berupaya meningkatkan jumlah penggunan sekaligus pendapatan iklan dari luar negeri.
Meski perusahaan tak menyebutkan jumlah pasti pengguna Twitter, sejumlah analis mengatakan Indonesia merupakan pasar besar dengan populasi mencapai 240 juta dan separuhnya berusia di bawah 30 tahun.

Di awal tahun ini, Twitter pernah mengungkapkan rencananya membawa program iklan ke 12 negara emerging market, khususnya di Eropa Timur dan Tengah.
Data Twitter mencapai pengguna aktif media sosialnya mencapai 271 juta per bulan, dimana 75 persen berlokasi di luar Amerika Serikat. Sayangnya, pendapatan Twitter dari penggunanya di luar AS ini justru memiliki porsi kecil.

Upaya mengembangkan sayap ke sejumlah negara seperti Indonesia, ujar Bain, diyakini bisa menyelesaikan tantangan tersebut. Memiliki pekerja lokal diharapkan bisa membantu perusahaan bekerja lebih dekat dengan agen iklan dan pemasaran. (dream).

Sebelumnya Apartemen Ini Pakai Nama ISIS

Written By suara metro online on Kamis, 28 Agustus 2014 | 18.56

Kondominium yang semula bernama ISIS Downtown ini telah mengganti nama. Pengembang memutuskan mengubah nama kondominium itu agar tidak diasosiasikan dengan ISIS.
Dream - Singkatan ISIS mungkin menjadi kata yang paling dihindari saat ini. Apalagi untuk memberikan nama pakaian maupun gedung. Setelah pakaian dalam, kata ISIS, yang merujuk pada kelompok radikal Islam radikal Islamic State of Irak and Syria (ISIS) juga dipakai sebagai nama kondominium di South Florida, Amerika Serikat (AS).
Alhasil, pengembang pun memutuskan mengubah nama kondominium itu agar tidak diasosiasikan dengan ISIS.
Bernama lengkap ISIS Downtown, nama ini digunakan untuk kondominium mewah yang sedang dibangun di West Palm Beach, Florida. Singkatan ISIS semakin dihindari setelah nama kelompok salah satu sempalan kelompok al-Qaida yang baru-baru memenggal kepala wartawan AS, James Foley.

The Palm Beach Post melaporkan, kondominium baru sekarang memiliki nama baru yakni, 3 Thirty Three Downtown. Nama itu diambil dari alamat kondominium yang terletak di 333 Fern Street and South Dixie Highway.

Tim Harris, mantan Presiden Asosiasi Realtor dari Palm Beaches, seperti dikutip Dream.co.id dari laman Alrabiya, Kamis, 28 Agustus 2014 mengatakan, nama sebelumnya (ISIS Downtown) telah menjadi 'sangat menyeramkan'.

Harris mengatakan sayang sekali nama itu sekarang tercemar oleh ulah sekelompok teroris karena ia benar-benar menyukai kata ISIS. (*)

Sepuluh Manfaat Habbatussaudah

Written By suara metro online on Rabu, 27 Agustus 2014 | 17.15

Habbatussauda (Nigella Sativa) atau disebut juga dengan Jintan Hitam saat ini semakin dikenal oleh masyarakat sebagai obat yang mujarab.

Semangat kembali ke obat herbal dan menjauh dari obat-obat kimia yang terbukti banyak berefek samping maupun ketergantungan membuat orang-orang semakin akrab dengan Herbal yang satu ini.

Ciri herbal adalah alami, tanpa efek samping, menjadikan tubuh sebagai subjek untuk melawan penyakit, sehingga efektif digunakan sebagai pencegahan datangnya penyakit.

Habbatussauda juga merupakan obat yang dianjurkan oleh Nabi. Berikut ini ada sebuah hadist mengenai Habbatussauda.

''Hendaklah kalian mengonsumsi habbatussauda karena di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan segala macam penyakit kecuali kematian (HR. Al-Bukhori dan Muslim: Shohih Bukhori, no. 5688; Fathul Baari, X/143; dan Muslim, no. 2215)
Habbatussauda telah digunakan di banyak negara Timur Tengah untuk pengobatan alami selama lebih dari 2000 tahun.

Saat ini berbagai akademisi dan universitas di banyak negara telah banyak melakukan penelitian mengenai habbatussauda. Hasilnya menunjukan bahwa Habbatussauda merupkan obat yang menakjubkan.

Berikut ini merupakan khasiat-khasiat Habatussauda:
1. Menguatkan sistem Imun
Habbatus sauda mampu meningkatkan jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Prof. G. Reimuller, Direktur Institut Imunologi dari Universitas Munich mengakui bahwa ekstrak habbatus sauda berkhasiat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagi bioregulator.

Dengan demikian habbatus sauda dapat dijadikan obat bagi penyakit yang menyerang kekebalan tubuh seperti Kanker dan AIDS.

2. Anti Tumor
Pada kongres kanker internasional di New Delhi, minyak habbatus sauda diperkenalkan ilmuwan dari laboratorium Kanker dan Imunologi, California Selatan.

Habbatussauda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan. Senyawa yang terkandung di dalamnya dapat menghancurkan selsel tumor dan meningkatkan antibodi.

3. Anti Alergi


Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma. Dari minyak habbatus sauda dapat diisolasi ditymoquinone.
Senyawa pada minyak yang volatil (mudah menguap) ini disebut nigellone. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderita asma.

Penelitian yang dilakukan Nirmal Chakravaty MD tahun 1993 membuktikan bahwa kristal dari nigellone memberikan efek supressive.

Kristal-kristal ini dapat menghambat protekinase C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin. Penelitian lain membuktikan hal serupa.

Ahli imunologi dari Universitas Munich Dr. Med Peter Schleincher melakukan pengujian terhadap 600 orang yang menderita alergi.

Hasilnya cukup meyakinkan, 70% yang menderita alergi terhadap serbuk, jerawat dan asma sembuh setelah diberi minyak nigella (Habbatus sauda). Dalam prakteknya, Dr. Schleincher memberikan resep habbatus sauda kepada pasien penderita influenza.

4. Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat


Habbatussauda memiliki kandungan asam linoleat (omega 6) dan asam linolenat (omega 3) yang mampu meberikan nutrisi bagi sel otak.

Nutrisi ini berguna untuk meningkatkan kecerdasan serta daya ingat. Habbatus sauda juga dapat membantu memperbaiki peredaran darah ke otak.

5. Meningkatkan Bioaktivitas Hormon


Salah satu kandungan habbatus sauda adalah sterol yang berperan aktif pada sintesis dan bioaktivitas hormon. Hormon merupakan zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin yang masuk dalam peredaran darah.

6. Menetralkan Racun

Habbatus sauda mengandung saponin yang dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh. Racun dapat mengganggu metabolisme dan mengurangi fungsi organ penting seperti hati, paruparu dan otak.

Keracunan dapat menimbulkan gejala berupa diare, pusing, gangguan pernafasan dan daya konsentrasi yang menurun. Dengan rajin mengkonsumsi habbatussauda, gejala-gejala ini dapat dikurangi.

7. Mengatasi Gangguan Tidur dan Stress

Saponin yang terdapat di dalam habbatus sauda memiliki fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi metabolisme karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan syaraf. Saponin berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur dan dapat menghilangkan stress.

8. Memperbaiki Saluran Pencernaan dan Sebagai Anti Bakteri

Habbatus sauda mengandung minyak atsiri dan volatil yang bermanfaat untuk memperbaiki pencernaan. Secara tradisional minyak atsiri digunakan untuk obat diare.

Tahun 1992, jurnal Farmasi Pakistan memuat hasil penelitian yang membuktikan bahwa minyak volatil dari habbtaussauda lebih mampu membunuh strainbakteri V Colera dan E Coli dibandingkan dengan antibiotik seperti Ampicillin dan Tetraciclin.

9. Melancarkan ASI
Kombinasi asam lemak tidak jenuh dan struktur hormonal yang terdapat dalam minyak habbatus sauda dapat melancarkan air susu ibu. Penelitian mengenai ini dipublikasikan dalam literatur penelitian di Universitas Potchestroom tahun 1989.

10. Nutrisi Bagi Manusia
Habbatus sauda kaya dengan kandungan nutrisi, bagi lansia dapat menjaga daya tahan tubuh dan revitalitas otak agar tidak cepat pikun.

Habbatussauda juga mengandung 15 macam asam amino termasuk di dalamnya 9 asam amino essensial. Asam amio essensial tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup sehingga perlu adanya suplemen yang dapat mencukupinya seperti habbatussauda.(*)

Brigadir Wawan Jualan Bakso Untuk Pengobatan Anaknya

Sekali pengobatan sang putri yang berusia 12 tahun itu, Brigadir Wawan harus merogoh kocek sekitar Rp 3 juta. Habislah uang gaji sebagai penegak hukum.
SMO.COM - Brigadir Wawan Mulya, anggota Sabhara Polsek, Tarogong, Garut terpaksa menjual bakso demi pengobatan anak tunggalnya, Frahnazkhan Rema Axelia, yang sudah delapan tahun mengidap penyakit kelenjar tiroid.

Sekali pengobatan sang putri yang berusia 12 tahun itu, Brigadir Wawan harus merogoh kocek sekitar Rp 3 juta. Habislah uang gaji sebagai penegak hukum.
"Saya nggak mau ngerepotin orang lain lain, apalagi instansi dan atasan," kata Brigadir Wawan dalam perbincangan dengan Dream.co.id, Rabu 27 Agustus 2014.

Sang putri terdeteksi sakit sejak umur tiga tahun. Kini sudah duduk di kursi kelas 4 Sekolah Dasar. Sekitar 8-9 tahun menjalani pengobatan, atasan Wawan tidak ada yang mengetahui kondisinya di rumah.

Tapi sekitar dua bulan lalu, kondisi Wawan diketahui atasan. Bermula saat Wawan pulang kerja. Ketika sampai di rumah, sang istri, Rani Suryani, meminta bantuan untuk melayani pembeli bakso dan nasi goreng. Wawan masih dalam kondisi berseragam langsung bergegas membantu istri yang sedang meladeni pembeli.

"Di situ, tiba-tiba ada yang motret, ngambil gambar. Sejak itu gambar beredar sampai atasan saya tahu," ungkap Wawan sedikit malu. Kondisi penyakit sang anak yang membuat Brigadir kelahiran Garut, 12 oktober 1978 ini mencari sambilan halal.

Rema, begitu sang putri disapa, mulanya menjalani perawatan di RS Polri Sartika Asih Bandung. Tapi karena keterbatasan obat dan peralatan medis, Rema akhirnya dirujuk ke RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. "Di RSHS, di situ habis gaji saya pak. Pemeriksaan organ anak, dan lain-lain harus dilewatin. Yah mau bagaimana lagi pak," sedih Wawan.

Kini sang putri harus mengkonsumsi obat setiap hari. Pengobatan terkadang berlangsung setiap bulan atau tiga bulan sekali. Bila obat yang diminum salah dosis, maka harus mengulang dari dosis awal. (Ism/dream)

MUI Desak Pemerintah Bentuk BPJS Syariah

Yang penting disiapkan dalam menjalankan keuangan syariah adalah pemimpin yang berpikiran syariah
SMO.COM - Perbankan dan asuransi syariah mulai berkembang di Indonesia. Kini Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyediakan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) yang menjalankan prinsip Islami. 

Selama ini pemerintah hanya memiliki dua BPJS yang beroperasi dengan sistem konvensional, yakni BPJS Ketenagakerjaan (sebelumnya bernama Jamsostek) dan BPJS Kesehatan yang merupakan gabungan dari perusahaan asuransi kesehatan pelat merah.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional MUI Ma'ruf Amin saat ditemui dalam Halal bi Halal Komunitas Keuangan Syariah di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2014.
"Saya sudah sampaikan ke OJK harus menggunakan dual sistem, konvensional dan syariah, termasuk BPJS," ujarnya.

Tak hanya BPJS, wadah para ulama di tanah air ini juga mengusulkan agar prinsip-prinsip syariah diterapkan dalam sistem pembiayaan perumahan, dan aktivitas keuangan lainnya. 
Menurut Ma'ruf, aturan BPJS syariah ini diharapkan bisa dikeluarkan secepatnya. Hal ini mengingat adanya permintaan masyarakat yang lebih nyaman menggunakan perhitungan secara syariah. "Kami sudah minta, diharapkan bisa secepatnya," tegasnya.

Ma'ruf menyatakan selain mempersiapkan sistem syariah, yang penting disiapkan dalam menjalankan keuangan syariah adalah pemimpin yang berpikiran syariah.
"Jadi yang pertama dilakukan adalah mensyariahkan pejabatnya. Kesulitan kita itu, pengurus bank dan asuransi banyak yang belum memahami syariah, ada yang tidak kenal syariah lalu menjabat dirut atau direksi. Jadi minimal ada aturan mengenai pemahaman syariah dulu," tandasnya. (Ism/dream.co.id))

MILO Camp Bentuk Calon Bintang Bulutangkis

SMO.COM - Delapan juara nasional MSC asal Surabaya dan Yogyakarta berlatih secara eksklusif di MILO Camp pada 21-30 Agustus 2014 di Taufik Hidayat Arena (THA), Ciracas, Jakarta Timur.


MILO Camp membantu pembentukan para juara nasional MILO School Competition (MSC) 2014. Mereka juga dimotivasi lewat ajang Perang Bintang saat melawan seniornya yang telah bergabung di pelatnas Cipayung.

Bertempat di Taufik Hidayat Arena (THA), Ciracas, Jakarta Timur Rabu - 27 Oktober 2012 kemarin
Delapan juara nasional MSC asal Surabaya dan Yogyakarta berlatih secara eksklusif di MILO Camp. Dalam jumpa persnya mereka secara fisik dan mental siap bertanding.


Dalam pelatihan nanti mereka mendapat gemblengan dari tim pelatih THA, di antaranya Mulyo Handoyo, pelatih yang mengantarkan Taufik Hidayat meraih medali emas Olimpiade 2004 dan menjadi kampiun Kejuaraan Dunia 2005.

"Butuh komitmen tinggi untuk sebuah proses, dan itu tercermin lewat kemampuan mencapai target dalam latihan sehari-hari. " kata Mulyo dalam jumpa pers di THA.


Selama berada di MILO Camp, juara tunggal putra SMP, Cahya Christian, juara tanggal putri SMP, Della Apriya Anggraini, juara ganda putra SMP, Bagas Permana dan Cahya Christian, juara ganda putri SMP, Rahmatul Fuada dan Resaria Riskha, juara tunggal putri SD, Olivia Riza Wulandari, juara tunggal putra SD, Jevin Novea, juara ganda putra SD, Yustino Ariwibawa dan Jevin Novea, serta juara ganda putri SD Eriana F dan Olivia Riza Wulandari, mendapatkan banyak pelajaran penting. Mereka juga dilatih kedisiplinan, salah satunya jam 21.00 WIB sudah harus istirahat, mematikan ponsel dan bersiap untuk tidur.

Mereka juga menjalani jadwal latihan penuh seperti di Pelatnas Cipayung, yakni dua kali sehari, Senin-Sabtu. Kecuali pada hari Rabu dan Sabtu yang hanya sekali. Mereka juga diberi kesempatan untuk menyaksikan pelatihan di Cipayung, berekreasi di Jakarta dan mendapatkan asupan nutrisi yang bagus.

Para juara nasional ini diharapkan dapat  mengembangkan mental juara dan belajar nilai-nilai penting dalam olahraga, sehingga   tumbuh  percaya diri, kerja sama tim dan sportivitas. 

"Kami ingin para peserta dapat belajar dan termotivasi dari pengalaman yang didapat di MILO School Competition,” ujar Business Executive Manager Beverages Nestle Indonesia, Prawitya Soemadijo. 

Untuk memupuk rasa percaya diri digelar Perang Bintang. Para juara MILO School Competition 2014 menjajal kemampuan dengan berhadapan di antaranya dengan juara MSC 2011 yakni Jonathan Cristie dan Sarah Christin yang sudah masuk pelatnas.

”Saya sangat bangga melihat semangat dan kemampuan para peserta MILO Camp. Semoga pelatihan dan kegiatan Perang Bintang dapat melahirkan bibit-bibit atlet bulutangkis baru bagi Indonesia,” ucap Taufik Hidayat, Duta MILO dan juga tuan rumah penyelenggaraan MILO Camp.

"Saya berharap adik-adik bisa memanfaatkan ajang MILO Camp ini dengan baik. Meski berlatih di mana saja sebetulnya sama, yang membedakan karakter dan motivasi saat latihan," lanjut Taufik.

Della Apriya Anggraini mengalahkan Sarah Christin 21-9. Juga Rahmatul Fuada yang menaklukkan Freeisy Sompie 21-14. Dan ganda putra Cahya Christian/Yustino mengalahkan Ronaldo/Danil 21-14. Satu-satunya kekalahan hanya diderita ganda putra Yustino Ariwibawa/Bagas Permana dari Jonathan  (hais)

Ternyata Banyak Berkahnya Orang Bersilaturahmi

Written By suara metro online on Selasa, 26 Agustus 2014 | 16.15

SMO.COM - Manfaat dari silaturahmi (ada juga yang menyebut silaturahim) bukan hanya memperluas rezeki dan memperpanjang umur saja, tetapi masih ada manfaat-manfaat lainnya yang luar biasa.

Silaturahim adalah kunci sukses. Saya melihat teman-teman saya yang meraih sukses dengan cepatnya, karena mereka rajin bersilaturahim.

Selain membahas manfaat silaturahim, akan dibahas juga bagaimana tips-tips membangun silaturahim, baik di darat (offline) maupun secara online.

Ini Dia 6 Manfaat Silaturahim
Langsung saja saya kutipkan hadits-hadits yang berkaitan dengan manfaat silaturahim:

“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau dikenang bekasnya (perjuangan atau jasanya), maka hendaklah ia menghubungkan silaturahim.” (HR Muslim)
“Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yang buruk, maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahim.” (HR Imam Bazar, Imam Hakim)
“Belajarlah dari nenek moyangmu bagaimana caranya menghubungkan rahim-rahim itu, karena silaturahim menimbulkan kecintaan dalam keluarga, meluaskan rezeki, dan menunda kematian.” (HR Imam Tirmidzi)

“Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan silaturahim.” (HR Imam Muslim)

Jika dirangkum, maka 6 manfaat silaturahim itu adalah:

1.    Diluaskan rezekinya
2.    Dikenang kebaikannya
3.    Dipanjangkan umurnya
4.    Khusnul khatimah
5.    Kecintaan dalam keluarga
6.    Kunci masuk syurga

Jika kita lihat, manfaat silaturahim adalah untuk dunia dan akhirat. Luar biasa.

Kiat-kiat Membangun Silaturahim

Yang pertama, tentu saja, niat. Meski kita sudah membahas manfaat silaturahim untuk kesuksesan dunia, namun bukan itu niat utama. Niat kita tentu harus karena Allah.

Tanpa niat karena Allah, kita bisa mendapatkan manfaat dunia seperti diluaskan rezeki, namun hanya di dunia saja. Jika kita ingin mendapatkan manfaat dunia dan akhirat, maka niatkan silaturahim hanya untuk Allah, ibadah kepada Allah.

Namun begitu, kita juga tidak perlu menafikan manfaat dunia. Kita boleh berharap mendapatkan manfaat di dunia, tetapi bukan menjadi niat utama kita.

Jika kita tidak boleh berharap manfaat-manfaat itu, mengapa Rasulullah saw menyebutkannya? Kita boleh berharap manfaat dunia, tetapi bukan menjadi niat utama.

Yang perlu diperhatikan lagi ialah bukan silaturahim yang memperluas rezeki kita, tetapi Allah yang memperluas rezeki kita sebagai balasan kita mau menyambungkan rezeki kita. 


Sama halnya, bukan bacaan doa yang menyebabkan keinginan kita terkabul, tetapi itu adalah kehendak Allah sebagai jawaban doa kita.

Silaturahim itu adalah ikhtiar batin sekaligus fisik. Ikhtiar batin kuncinya di niat dan ikhtiar fisik kuncinya Anda bertindak. masing-masing memberikan manfaat dan pastinya akan luar biasa jika dikombinasikan.

Orang kafir sekali pun, jika mereka bersilaturahim, mereka akan mendapatkan rezeki, tapi hanya di dunia saja. Jika seorang Muslim dengan niat ikhlas bersilaturahim, maka dia akan mendapatkan keluasan rezeki yang lebih luas dan balasan di akhirat nanti.

Cukuplah hadits di bawah ini sebagai panduan tentang niat:

“Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung kepada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin digapainya atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya tersebut” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Yang kedua, adalah cinta. Kata silaturahim berasal dari dua kata, yaitu shilahun dan rahim. Shilah artinya hubungan dan rahim artinya kasih sayang, persaudaraan, atau rahmat Allah ta’ala.

Jadi silaturahmi atau silaturahim berarti menghubungkan kasih sayang, persaudaraan karena Allah, sehingga rahmat Allah menyertai ikatan itu.

Bagaimana dengan pacaran? Apakah masuk ke dalam silaturahim? Meski disana ada “cinta” dan “ikatan”, tidak termasuk yang dimaksud silaturahim sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah salallahu alaihi wassalam.

Kenapa? Pertama, tidak dicontohkan, dan yang kedua, jika pergaulan antara laki-laki dan perempuan tidak diridai Allah, tidak mungkin mendatangkan rahmat.

Jadi yang dimaksud silaturahim dalam artikel ini, sama sekali tidak termasuk pacaran.

Yang dimaksud dengan cinta disini adalah cinta kepada sesama Muslim karena sesungguhnya setiap Muslim itu bersaudara. Juga cinta kepada makhluk Allah dengan cara menyebarkan kebaikan dan kebenaran di muka bumi.

Dengan cinta Anda tidak akan berat untuk bertemu dengan yang dicintainya, untuk membantu yang dicintainya, untuk menunjukan jalan yang benar kepada yang dicintainya, bahkan bersedia berkorban (itsar) bagi yang dicintainya.
 

Tidak mungkin caci maki datang dari seorang Muslim kepada saudaranya. Dia hanya membenci perilaku yang salah, namun ingin menyelamatkan pelakunya.

Bentuk-bentuk Silaturahim
Maka, yang namanya silaturahim tidak sebatas bertemu, tetapi juga menjadikan pertemuan itu sebagai sarana mendatangkan rahmat Allah.

Yang paling sederhana saja dengan ucapan salam, dimana kita mendoakan orang yang kita jumpai agar mendapatkan keselamatan dan rahmat Allah Subhaanahu wa ta’ala.

Jika cinta menjadi dasar, maka silaturahim itu mengetahui keadaan saudara dengan berkunjung, membantu saudaranya jika perlu bantuan, menyelamatkan saudara jika mengarah kepada kehancuran.

Tentu saja, kita bisa memanfaatkan masjid, pengajian, kegiatan amal dan sosial, seminar, organisasi, bahkan saat bekerja pun bisa dijadikan sebagai alat untuk bersilaturahim. Termasuk melalui internet: email, YM, dan social network.

Bukanlah silaturahim, menghubungkan kasih sayang, dengan cara pesta pora, ramai-ramai membuka aurat, pergaulan lawan jenis yang tidak terbatas, dan mabuk-mabukan. Hal-hal seperti ini tidak akan pernah mendatangkan rahmat.

Lalu, Bagaimana Rezeki Datang?
Karena silaturahim itu adalah aktivitas hati dan fisik, maka rezeki bisa datang dengan berbagai cara. Pertemuan Anda dengan sudara bisa mendatangkan peluang, baik peluang kerja maupun peluang bisnis.

Namun kita jangan membatasinya hanya itu saja, sebab Allah memiliki wewenang memberikan rezeki kepada hamba-Nya dari arah yang tidak disangka-sangka. Kapan dan seberapa besarnya, itu adalah hak Allah yang menentukan.

Allah Maha tahu, seberapa banyak dan kapan waktu yang terbaik bagi kita.

Bersabarlah, rezeki itu akan datang, tetaplah bersilaturahim karena Allah tidak mungkin menyalahi janji-Nya. *

Inilah 10 Teladan Pola Makan Rasulloh

SMO.COM - Mengawali artikel ini, perlu kita mengingat kembali Firman Allah Subhanahu wa ta’ala yang terjemahannya;

“Sesungguhnya telah ada dalam diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (al-Ahzab [33]: 21).

Dalam berbagai aktivitas dan pola kehidupan Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam memang sudah dirancang oleh Allah subhaanahu wa ta’ala sebagai contoh teladan yang baik (uswah hasanah) bagi semua manusia.

Teladan ini mencakup berbagai aspek kehidupan termasuk dalam hal pola makan yang bermuara pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kesehatan merupakan aset kekayaan yang tak ternilai harganya. Ketika nikmat kesehatan dicabut oleh Allah subhaanahu wa ta’ala, maka manusia rela mencari pengobatan dengan biaya yang mahal bahkan ke tempat yang jauh sekalipun.

Sayangnya, hanya sedikit orang yang peduli dan memelihara nikmat kesehatan yang Allah subhaanahu wa ta’ala telah anugerahkan sebelum dicabut kembali oleh-Nya.

Karena Allah telah menegaskan kepada kita bahwa Beliau (Rasulullah) adalah teladan, inilah teladan yg bisa kita ikut bagaimana pola makan Rasulullah Sallallahu A’laihi Wasalam agar sehat dan berkah dan mendapatkan amal.

Asupan awal ke dalam tubuh Rasulullah adalah udara segar pada waktu subuh. Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan qiyamul lail.

Para pakar kesehatan menyatakan, udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh.

Hal itu sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya selama seharian penuh.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda :

“Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR. Bukhari no. 6412).

Dalam hadist lain disebutkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,

“Nikmat yang pertama kali ditanyakan kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak adalah ketika dikatakan kepadanya, “Bukankah Aku telah menyehatkan badanmu serta memberimu minum dengan air yang menyegarkan?”  (HR. Tirmidzi: 3358. dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Albani).
Menurut Indra Kusumah SKL, S.Psi, dalam bukunya “Panduan Diet ala Rasulullah”, kesehatan sering dilupakan, padahal ia seakan-akan bisa diumpamakan sebagai mahkota indah di atas kepala orang-orang sehat yang tidak bisa dilihat kecuali oleh orang-orang yang sakit.

Sepintas masalah makan ini tampak sederhana, namun ternyata dengan pola makan yang dicontohkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam. Beliau terbukti memiliki tubuh yang sehat, kuat dan bugar.

Ketika Kaisar romawi mengirimkan bantuan dokter ke Madinah, ternyata selama setahun dokter tersebut kesulitan menemukan orang yang sakit. Dokter tersebut bertanya kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam tentang rahasia kaum muslimin yang sangat jarang mengalami sakit.

Seumur hidupnya, Rasulullah hanya pernah mengalami sakit dua kali. Pertama, ketika diracun oleh seorang wanita Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam di Madinah. Kedua, ketika menjelang wafatnya.

Pola makan seringkali dikaitkan dengan pengobatan karena makanan merupakan penentu proses metabolisme pada tubuh kita.

Pakar kesehatan selama ini mengenal dua bentuk pengobatan yaitu pengobatan sebelum terjangkit penyakit atau preventif (ath thib Al wiqo’i) dan pengobatan setelah terjangkit penyakit (at thib al’ilaji).

Dengan mencontoh pola makan Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan (attadawi bil ghidza).

Hal itu jauh lebih baik dan murah daripada harus berhubungan dengan obat-obat kimia senyawa sintetik yang hakikatnya adalah racun, berbeda dengan pengobatan alamiah Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam melalui makanan dengan senyawa kimia organik.

Beberapa gambaran pola hidup sehat Rasulullah berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, sebagai berikut:

1. Di pagi hari, Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Organ tubuh tersebut merupakan organ yang sangat berperan dalam konsumsi makanan. Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu.

2. Di pagi hari pula Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa.
Dalam Al Qur’an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Pada dasarnya, bisa menjadi obat berbagai penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.

“Sesungguhnya Rasulullah saw minum air zamzam sambil berdiri. “(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani’, dari Husyaim, dari `Ashim al Ahwal dan sebagainya,dari Sya’bi, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)

“Sesungguhnya Rasulullah saw menarik napas tiga kali pada bejana bila Beliau minum. Beliau bersabda : “Cara seperti ini lebih menyenangkan dan menimbulkan kepuasan.” (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, dan diriwayatkan pula oleh Yusuf bin Hammad,keduanya menerima dari `Abdul Warits bin Sa’id, dari Abi `Ashim, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)
“Minuman yang paling disukai Rasulullah saw adalah minuman manis yang dingin.”(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Umar, dari Sufyan, dari Ma’mar, dari Zuhairi, dari `Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
3. Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam senantiasa mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa’ (matang). Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.

Hal itu terbuki ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar.

Racun yang tertelan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam kemudian dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma.

Salah seorang sahabat, Bisyir ibu al Barra’ yang ikut makan tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selamat dari racun tersebut.

4. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengonsumi makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, di antaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan.

Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.

“Keluarga Nabi saw tidak pernah makan roti sya’ir sampai kenyang dua hari berturut-turut hingga Rasulullah saw wafat.” (Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Matsani, dan diriwayatkan pula oleh Muhammad bin Basyar, keduanya menerima dari Muhammad bin Ja’far, dari Syu’bah, dari Ishaq, dari Abdurrahman bin Yazid, dari al Aswad bin Yazid, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
Sya’ir, khintah dan bur, semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan “gandum” sedangkan sya’ir merupakan gandum yang paling rendah mutunya. Kadang kala ia dijadikan makanan ternak, namun dapat pula dihaluskan untuk makanan manusia.

Roti yang terbuat dari sya’ir kurang baik mutunya sya’ir lebih dekat kepada jelai daripada gandum.

Abdurrahman bin Yazid dan al Aswad bin Yazid bersaudara, keduanya rawi yang tsiqat.”Rasulullah saw. tidak pernah makan di atas meja dan tidak pernah makan roti gandum yang halus, hingga wafatnya.” (Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari’Abdullah bin `Amr –Abu Ma’mar-,dari `Abdul Warits, dari Sa’id bin Abi `Arubah, dari Qatadah, yang bersumber dari Anas r.a.)
“Sesungguhnya Rasulullah bersabda: “Saus yang paling enak adalah cuka.”

Abdullah bin `Abdurrahman berkata : “Saus yang paling enak adalah cuka.” (Diriwayatkan oleh Muhammad bin Shal bin `Askar dan `Abdullah bin`Abdurrahman,keduanya menerima dari Yahya bin Hasan,dari Sulaiman bin Hilal, Hisyam bin Urwah, dari bapaknya yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
“Rasulullah saw bersabda : “Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi.” (Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Ahmad az Zubair, dan diriwayatkan pula oleh Abu Nu’aim, keduanya menerima dari Sufyan, dari ` Abdullah bin `Isa, dari seorang laki-laki ahli syam yang bernama Atha’, yang bersumber dari Abi Usaid r.a.)

5. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut.

Menurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir deudanya mirip dengan sabbath dan ba’dunis. Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang di luar Arab, tapi dia menjelaskan, intinya adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

6. Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya juga bisa dengan salat.

7. Di samping menu wajib di atas, ada beberapa makanan yang disukai Rasulullah tetapi tidak rutin mengonsumsinya. Di antaranya, tsarid yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak.

Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu air, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian, beliau juga senang makan buah anggur dan hilbah (susu).

“Nabi saw memakan qitsa dengan kurma (yang baru masak).” (Diriwayatkan oleh Isma’il bin Musa al Farazi, dari Ibrahim bin Sa’id, dari ayahnya yang bersumber dari `Abdullah bin Ja’far r.a.)

Qitsa adalah sejenis buah-buahan yang mirip mentimun tetapi ukurannya lebih besar (Hirbis) “Sesungguhnya Nabi saw memakan semangka dengan kurma (yang baru masak)”(Diriwayatkan oleh Ubadah bin `Abdullah al Khaza’i al Bashri, dari Mu’awiyah bin Hisyam,dari Sufyan, dari Hisyam bin `Urwah, dari bapaknya, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
8. Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam sering menyempatkan diri untuk berolah raga. Terkadang beliau berolah raga sambil bermain dengan anak-anak dan cucu-cucunya. Pernah pula Rasulullah lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah radiyallahu’anha.

9. Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Hal itu yang melatari, beliau tidak menyukai berbincang-bincang dan makan sesudah waktu isya. Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.

10. Pola makan Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis).

Fakta-fakta di atas menunjukkan pola makan Rasulullah ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis). Inilah yang disebut dengan siklus alami tubuh yang menjadi dasar penerapan Food Combining (FC).

Selain itu, ada beberapa makanan yang dianjurkan untuk tidak dikombinasikan untuk dimakan secara bersama-sama. Makanan-makanan tersebut antara lain:

- Jangan minum susu bersama makan daging.
- Jangan makan ayam bersama minum susu.
- Jangan makan ikan bersama telur.
- Jangan makan ikan bersama daun salad.
- Jangan minum susu bersama cuka.
- Jangan makan buah bersama minum susu

Demikianlah Pola makan Rasulullah, semoga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Wassalam.

Manisnya Peluang Usaha Ternak Madu Kini Jadi Primadona

SMO.COM - Peluang usaha ternak madu bukan lagi bisnis baru di Indonesia. Telah banyak pembudidaya tawon madu yang tersebar di seluruh Indonesia, namun pada beberapa tahun silam bisnis budidaya tawon madu mengalami masa sulit lantaran cuaca yang tidak menentu sehingga kemudian banyak dari para peternak gulung tikar.

Namun semenjak akhir tahun 2012, bisnis madu kembali menggeliat dan menjadi bisnis yang kembali sangat menguntungkan bagi para peternak.

Peningkatan permintaan madu semakin meningkat dilatarbelakangi oleh semakin besarnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan sehingga kemudian mereka mencoba untuk rutin meminum madu.

Karena madu memang memiliki nilai gizi yang tinggi dan juga sebagai obat berbagai penyakit. Namun, tingginya permintaan belum terpenuhi karena memang belum banyak peternak madu yang menjalankan peluang usaha ini pasca periode 2007-2012.

Ada berbagai jenis lebah yang dapat diternakkan, di antaranya adalah Lebah hutan (Apis Dorsata),  lebah lokal atau Apis Cerana dan  lebah unggul (Apis Mellifera).

Untuk jenis lebah yang terakhir atau lebah unggul merupakan yang paling banyak diternakkan karena memiliki ciri dan karakter yang lebih menghasilkan dan lebih mudah di jinakkan daripada jenis tawon yang lain.

Keuntungan bisnis ini pun terbilang sangat lumayan. Peluang usaha ternak madu dapat dilakukan panen setelah 15 hari atau dapat dilakukan panen 2 x dalam sebulan.

Dari 100 box koloni, dapat dihasilkan rata-rata 3 kg Royal jelly. 3 Kg Madu dan 100 Gram Bee Pollen. Dan bisa terus dipanen hingga jangka waktu yang lama.

Sampai saat ini, peluang bisnis ternak madu masih berada di daerah  Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dengan rata-rata jumlah produksi madu  2000-2500 ton madu.

Sementara untuk penghasil madu terbesar di dunia terdapat di daerah CIS (pecahan negara Rusia), Jerman, Italia dan Jepang.

Beberapa petani mengatakan bahwa modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini memang termasuk besar. Namun, pendapatan yang di peroleh pun terbilang besar.

Untuk modal keseluruhan dengan 200 box koloni menghabiskan dana sekitar Rp  21 juta untuk modal awal sementara untuk modal operasional menghabiskan dana sekitar Rp 40 juta.

Sementara untuk pendapatan yang diperoleh berkisar antara 80-90 juta/tahun dengan keuntungan bersih sekitar Rp 50 juta/tahun atau Rp 6 juta/bulan.

Sebelum Anda mencoba bisnis ini, ada baiknya Anda melakukan survei tempat karena suhu udara sangat menentukan hasil dari ternak madu.

Anda bisa mencari informasi cara ternak budidaya lebah madu di google atau lebih lengkapnya Anda membeli buku panduan khusus ternak lebah.

RAGAM

.

WARALABA NEWS

  • Waralaba International Language Programs

    SMO.com. Reputasi dan kualitas ILP tidak perlu dipertanyakan. Paling berpengalaman dalam urusan Bahasa Inggris. Semuanya profesional dan berpengalaman di bidang Bahasa Inggris

Bisnis


Sosis Terpanjang Ala Sosis Bakar Alvita


SMO.COM. Depok. Sosis memang nggak ada matinya. Tapi, kendati banyak yang jual sosis bakar tapi yang satu ini sungguh berbeda. Sosis bakar Alvita bukan sembarang sosis.






Wan Abud (Fuad Alkhar), Bisnis Wedding Pelabuhan Terakhirnya

SMO.COM. Depok. Siapa tak kenal aktor komedian yang satu ini? Ternyata sekarang dia tengah menekuni bisnis wedding






CAMMO MILK SHAKE, Ketan & Susu Murni Ala Solo


SMO.COM. Depok. Makanan ini tergolong beda dan unik. Di Kota Solo, penganan dan minuman segar ini amat beken. Tapi disini?

W I S A T A


Salaka Wisata adalah
perusahaan tour dan travel sahabat perjalanan Anda ke Tanah Suci. “Kita infokan
pahit dulu, tapi di akhir kita beri yang terbaik.”


FaveHotel, Teranyar di Kota Hujan Bogor

SMO.COM. Bogor. Dipersiapkan untuk menjadi pilihan bagi para pelancong berbujet, baru-baru ini Archipelago International Fave Hotel Padjadjaran mempunyai akses dari tol Jagorawi.






HAPPY COWSTEAK Bogor

Makan Daging Steak Bisa Tingkatkan Libido dan Kekebalan Tubuh




SMO.COM. Bogor. Ternyata, makan steak bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan menggairahkan libido. Nggak percaya?







RUMAH BASO Yuliati

Tak Gentar dihantam Isu Daging Celeng


SMO.COM. Bogor. Kabar
menggegerkan itu juga sempat membuat resah Yuliati (36), pemilik resto berlabel RUMAH BASO yang bertengger tegar di kawasan Pabuaran,
Cimanggis, Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat.


ENTERTAINMENT











SMO.COM. Jakarta. Inilah film teranyar Lola Amaria, dipertontonkan di Pusat Perfilman Usmar Ismail (PPHUI), Kuningan, Jakarta Selatan. Lola ingin menunjukan karakter film itu menjadi 'roh' yang mampu meyakinkan penontonnya dengan mengubah pola pikir keliru di pelosok negeri ini tentang bahaya ibu melahirkan dengan seorang dukun beranak.



 
Support : Creating Website | Hakim Moesthaf | Suara Metro Online Publishing
Copyright © 2011. * - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Suara Metro Online Publishing
Proudly powered by Suara Metro Online Management